Begal Sadis, Kapolda Sumut: Kalau Mereka Buat Lagi dan Mengancam Nyawa Petugas, Matikan Saja

"Lumpuhkan. Kalau mereka buat lagi, dan mengancam nyawa petugas, matikan saja," tegas Agus.

Begal Sadis, Kapolda Sumut: Kalau Mereka Buat Lagi dan Mengancam Nyawa Petugas, Matikan Saja
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ
Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto didampingi oleh Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto saat paparkan kasus begal yang meresahkan warga Kota Medan. 

Tangan kanan dijadikan target sehingga bisa memudahkan pelaku untuk melumpuhkan korban.

Setelah korban lumpuh, pelaku bebas membawa kabur sepeda motor milik korban.

"Jika tangan kanan sudah luka, maka korban tak bisa lagi membawa sepeda motor.

Mereka bukan hanya sekali melukai korban.

Tapi berulang-ulang. Sadis," ungkap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto.

Adapun operasi penangkapan keempat begal sadis ini setelah polisi menganalisa rekaman kamera pengawas saat aksi terakhir mereka di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan yang sempat viral di media sosial, beberapa waktu lalu.

Para pelaku ini kerap beraksi pada subuh hingga menjelang pagi.

Pelaku pertama yang ditangkap adalah Tengku Aditya pada 17 Agustus lalu di salah satu rumah di Jalan Sampul, Medan.

Pada hari itu juga, polisi memburu rekannya, Muhammad Ferdian dan berhasil ditangkap di Jalan Sosial.

Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan dan menangkap dua tersangka lainya, yakni Leou Halawa dan Guntur Syahputra, Senin (19/8/2019) lalu.

Halaman
123
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved