Dituding Gelapkan Uang Ratusan Juta, Terdakwa: Uang Itu Tali Asih Jual Ginjal

"Sering jumpa Yuslin dikarenakan jual ginjal, bukan bisnis mobil," ungkap terdakwa.

Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk
Terdakwa kasus penipuan berkedok jual ginjal Frans Adinata Barus menjalani sidang lanjutan beragendakan keterangan terdakwa di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (21/8/2019). 

Dikarenakan dalam waktu dekat terdakwa terus meminta tambahan modal, saksi korban curiga. Sehingga pada tanggal 17 Januari 2019 di lobi Hotel Polonia Medan saksi korban bertemu dengan terdakwa dan saksi Saifullah.

Lalu korban menanyakan kepada terdakwa perihal usaha jual beli mobil bekas yang dilakukan terdakwa.

Namun terdakwa tak dapat memperlihatkan bukti-bukti usaha jual beli mobil bekas tersebut. Dan ternyata uang yang dikatakan terdakwa untuk usaha jual beli mobil itu digunakan untuk biaya kebutuhan pribadi terdakwa.

Merasa dibohongi oleh terdakwa, maka saat itu saksi korban meminta kepada terdakwa untuk mengembalikan uang modal miliknya sebesar Rp 250 juta. Namun saat itu terdakwa tidak dapat mengembalikan.

"Bahwa akibat perbuatan terdakwa, saksi korban mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp 250 juta. Dimana Perbuatan terdakwa diancam pidana dalam Pasal 378 KUHPidana," pungkas Paulina.

(vic/tribun-medan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved