Breaking News:

Liputan Khusus

Jakarta Siap Sambut Mobil Listrik, SPLU di Lokasi Ramai Bisa Digunakan

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah membangun ribuan stasiun penyedia listrik umum (SPLU) yang bisa digunakan masyarakat.

Editor: Liston Damanik
Worldwide-Business-Consulting.Com
Denza mobil listrik hasil kolaborasi BYD and Daimler di China. 

TKDN 35 Persen

Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan memiliki 37 pasal. Dalam perpres tersebut terdapat definisi motor listrik, baterai, kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, stasiun pengisian kendaraan listrik umum, dan lainnya.

Perpres tersebut juga membahas percepatan pengembangan industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di dalam negeri.

Dalam perpres ini komponen dalam negeri untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai wajib mengutamakan penggunaan komponen dalam negeri.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menuturkan, kisaran tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang harus dimiliki kendaraan bermotor listrik yang telah disepakati mencapai 35 persen. Jumlah tersebut akan berlaku sampai tahun 2023.

Airlangga mengatakan, komponen yang akan diproduksi di dalam negeri saat ini cukup banyak yang bisa direalisasikan. Airlangga mencontohkan, komponen tersebut antara lain ban, kaca, badan mobil, serta rangka.

Airlangga belum dapat memastikan apakah motor bisa diproduksi di dalam negeri atau tidak. Namun, ia memastikan baterai akan diproduksi di dalam negeri.

"Baterai harus dibikin di dalam negeri. Seluruh industri mobil listrik harus membuat baterai di Indonesia," kata Airlangga pekan lalu.(tribun Network/des)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved