Berlaga di Kejurnas Pra-PON, Atlet Renang Open Water Harus Waspadai Ubur-ubur di Laut

Kejurnas yang juga merupakan babak kualifikasi pekan olahraga Nasional (PON) Papua tahun 2020 ini berlangsung mulai tanggal 23-24 Agustus 2019.

Berlaga di Kejurnas Pra-PON, Atlet Renang Open Water Harus Waspadai Ubur-ubur di Laut
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Para atlet renang perairan terbuka (open water) berfoto bersama pelatih dan Sekum PRSI Sumut. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Sumatera Utara mengirimkan atletnya pada kejuaraan nasional (kejurnas) renang perairan terbuka (open water) 2019.

Kejurnas yang juga merupakan babak kualifikasi pekan olahraga Nasional (PON) Papua tahun 2020 ini berlangsung mulai tanggal 23-24 Agustus 2019 di kawasan laut Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Pada Pra PON tahun ini Sumut diperkuat 5 (lima) perenang yakni Resy Dwi Ananda ( 5000 meter Putri), Safa Amanda Salsabila (10.000 meter Putri), Dinda Syafira Putri (10.000 meter Putri), Nurhasanah Fitriani Waruwu (5.000 meter Putri), dan Anggi Saputra Waruwu (5.000 meter Putra).

Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Sumut, Yopie War mengatakan selain ombak dan arus laut, ubur-ubur merupakan tantangan bagi atlet yang bertanding di disiplin renang perairan terbuka.

Karena itu, dia pun mengingatkan para atlet untuk tetap berhati-hati.

"Situasi di lapangan, apalagi di laut ini gelombang agak tinggi. Kemudian yang paling kita kuatirkan nanti ubur – ubur ini datang. Tahu lah ubur-ubur, Kalau kena sengat sedikit bisa bengkak,” kata Yopie kepada Tribun Medan, Kamis (22/8/2019).

Yopie menambahkan, panitia pertandingan tentu sudah mempersiapkan bagian medis bagi para atlet. Begitu juga dengan pengurus PRSI Sumut. Namun untuk keamanan , tetap diingatkan untuk menghindari.

"Tanggung jawab panitia kalau terkena tentu akan diobati oleh tim medis mereka," kata Yopie.

Lebih lanjut, di kejurnas tahun ini, Yopie mengatakan PRSI Sumut menargetkan para atletnya bisa lolos babak kualifikasi PON. Diakuinya, dengan persiapan penuh selama menjalani latihan di pelatda, diharapkan Resy Ananda dkk bisa tampil maksimal.

"Pertandingan akan digelar 23-24, Sedangkan technical meeting digelar Kamis sore (22/8/2019). Saya ingin kalau bisa lolos semua. Kalau lolos semua berarti tiga nomor Sumut lolos PON. Jadi minimal tiga orang lolos karena yang kita ikutkan di 5.000 meter ada dua orang, 10.000 meter dua orang, dan putra di 5.000 meter satu orang. Empat tahun lalu juga mereka gak ada dapat medali waktu Pra-PON 2015. Tapi begitu PON Resy sukses dapat medali perunggu di PON Jabar 2016," katanya.

(cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved