Bermodal Rp 100 Ribu, Dian Hasilkan Jutaan Rupiah dari Coklat Karakter

Hasilnya, saat ini ia bisa mengumpulkan jutaan rupiah perbulan. Saat hari lebaran atau Valentine omzetnya bisa berkali lipat.

Bermodal Rp 100 Ribu, Dian Hasilkan Jutaan Rupiah dari Coklat Karakter
Tribun Medan / Septrina Ayu Simanjorang
Dian saat menunjukkan coklat buatan di rumahnya Jalan Jamin Ginting gang Sempurna nomor 1, Kamis (22/8/2019). Bermodal Rp 100 ribu, Dian kini hasilkan jutaan rupiah dari coklat karakter. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Coklat menjadi salah satu makanan favorit bagi sebagian orang. Coklat memiliki banyak kelebihan selain rasanya yang enak coklat juga bisa diubah menjadi berbagai bentuk.

Tahun 2014, R. Dwi Yan Koto atau yang akrab disapa Dian membuka usaha dengan bahan utamanya adalah coklat. Coklat ia ubah menjadi berbagai bentuk seperti karakter kartun, hati, hingga huruf-huruf.

Coklat buatannya pun digemari oleh banyak kalangan muda. Biasanya mereka memesan coklat buatan Dian untuk menjadi kado ulang tahun, wisuda, hari jadi, hingga hari valentine.

Usaha ini bermula karena ia melihat anak-anak muda di depan rumahnya menawarkan coklat. Dari sana ia punya ide membuat coklat karakter meski awalnya Dian tak berniat untuk menjual coklat ini.

"Waktu itu selesai Hari Valentine, banyak anak-anak muda kumpul di depan rumah sambil menunjukkan coklat. Saya penasaran lalu saya pikir sepertinya ini bisa dibuat sendiri," kata Dian, Kamis (22/8/2019).

Bermodal Rp 100 ribu, Dian membeli berbagai bahan baku. Ia secara otodidak belajar membuat coklat ini. Setelah berhasil, Dian memasarkan coklat buatannya di Instagram @diancoklat_

Hasilnya, saat ini ia bisa mengumpulkan jutaan rupiah perbulan. Saat hari lebaran atau Valentine omzetnya bisa berkali lipat.

Coklat-coklat ini ia produksi jika ada pesanan saja. Coklat ini bisa bertahan satu hingga dua bulan dan lebih lama jika disimpan di dalam lemari pendingin.

Meski warna coklat ini beragam, kata Dian ini merupakan coklat yang aman dikonsumsi. Ia tak menambah pewarna buatan untuk coklat produksinya Dalam membuat coklat ini kata Dian diperlukan ketelitian.

Coklat pertama kali dilelehkan, lalu dimasukkan ke dalam cetakan yang dilukis sesuai keinginan. Setelah kering, coklat yang sudah dilelehkan kemudian dituangkan, lalu didinginkan di dalam lemari pendingin.

"Coklat setelah itu dikemas ke dalam sebuah kotak. Kotak yang digunakan beragam, ada yang saya buat sendiri ada yang saya pesan. Kalau minta kotak keras biasanya harus saya pesan," jelasnya.

Ia mengatakan peluang usaha coklat ini masih sangat besar di Kota Medan. Tantangan dalam usaha ini adalah Dian harus terus berinovasi membuat bentuk-bentuk coklat terharu.

"Karena kan ada yang pesannya enggak sekali saja. Kalau mereka sudah pernah pesan sekali, mereka pasti ingin model yang baru saat pesan kedua kali," katanya.

Untuk itu, Dian selalu rajin mengkreasikan bentuk coklat lainnya. Inspirasinya Dian dapat dari media sosial dan kreatifitasnya sendiri.

Harga coklat yang ia jual dengan harga beragam mulai dari Rp 1500 perbiji. Selain itu ia juga menjual coklat-coklat kiloan.(*)

Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved