Perampokan dan Pembunuhan Driver Online - 8 Fakta hingga Pengakuan Blak-blakan Pelaku

Perampokan dan Pembunuhan Driver Online - 8 Fakta hingga Pengakuan Blak-blakan Pelaku

Perampokan dan Pembunuhan Driver Online - 8 Fakta hingga Pengakuan Blak-blakan Pelaku
TRIBUN SUMSEL/Shintadewi
Akbar Otak Perampokan Driver Online Sofyan. (TRIBUN SUMSEL/Shintadewi). #Perampokan dan Pembunuhan Driver Online - 8 Fakta hingga Pengakuan Blak-blakan Pelaku 

Dia mengaku selalu memilih tinggal di pondok kecil di tengah kebun saat masih buron.

"Dalam pelarian saya pernah tinggal di Tanjung Lengkayang muara dua. Sampai disana saya bersembunyi di pondok kebun di wilayah itu. Terus lari lagi sampai di Kisam Muara Dua. Di sana saya kerja serabutan di kebun kopi,"ungkapnya.

Dalam masa pelariannya itu, Akbar mengaku sempat ada niat untuk melarikan diri.

7. Takut Ditembak Mati

Namun hal itu urung dilakukannya setelah mendengar saran dari orang-orang yang berada di sekitarnya.

"Soalnya saya dengar omongan ibu dan orang-orang lain, katanya kalau tertangkap saya akan akan ditembak mati. Jadi saya takut untuk menyerahkan diri,"ujarnya.

Terkait vonis hukuman mati yang dijatuhkan pada dua temannya yakni Ridwan alias Rido (42) dan Acuandra alias Acun (21), Akbar mengaku tidak mengetahui akan hal tersebut.

"Namanya juga di dusun (kampung), jadi tidak ada handphone atau sinyal atau lain-lain,"ujarnya.

8. Minta Maaf kepada Keluarga Korban

Akbar juga menyampaikan permintaan maafnya pada keluarga korban.

"Saya menyampaikan ke keluarga korban memang saya salah, saya khilaf, saya minta maaf,"ujarnya.

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Selama Buron Akbar Otak Perampokan Driver Online Sofyan Dicekam Ketakutan dan Ungkap 7 Fakta Baru

Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved