Pesawat Alami Turbulensi Hingga 300 Meter dalam 10 Detik, Penumpang Berterbangan dalam Kabin

Puluhan penumpang pesawat Evelop, maskapai asal Spanyol, terluka setelah pesawat yang mereka tumpangi mengalami turbulensi

Pesawat Alami Turbulensi Hingga 300 Meter dalam 10 Detik, Penumpang Berterbangan dalam Kabin
KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZES
Ilustrasi pesawat terbang. (KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZES) 

Otoritas Bandara AENA mengatakan, pesawat ditempatkan pada posisi yang jauh di lapangan udara sehingga tidak mengganggu operasi normal bandara.

Saat ini, semua penumpang yang dibawa ke rumah sakit telah dipulangkan.

Turbulensi saat Cuaca Cerah 37 Terluka

Setidaknya 37 orang luka-luka setelah penerbangan Air Canada mengalami turbulensi yang parah yang memaksa pilot melakukan pendaratan daurat.

Pesawat yang mengangkut 284 penumpang dan awak sedang menjalani rute Vancouver ke Sydney ketika mengalami turbulensi.

Penerbangan akhirnya dialihkan ke Hawaii.

Setidaknya 30 orang dilarikan ke rumah sakit di Honolulu pada Kamis (11/07), sembilan di antaranya luka-luka di bagian kepala yang serius, kata para pejabat.

Air Canada mengatakan pesawat jet Boeing 777-200 "tiba-tiba menghadapi turbulensi saat udara cerah ... dua jam setelah melewati Hawaii".

Turbulensi udara cerah atau clear air turbulence (CAT) terjadi saat langit dalam keadaan cerah tanpa indikasi visual semacam awan.

CAT disebabkan oleh pertemuan massa udara yang bergerak dalam kecepatan yang berbeda-beda.

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved