Satnarkoba Polres Karo Ciduk Pengedar Sabu saat Main Internet

Hendrik menjelaskan, wanita 28 tahun itu diciduk saat berada di sebuah Warung Internet (Warnet).

Satnarkoba Polres Karo Ciduk Pengedar Sabu saat Main Internet
TRIBUN MEDAN/HO
Pelaku penyalahgunaan narkoba Betty br Sinaga saat diamankan di Satnarkoba Polres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Kamis (22/8/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Setelah sebelumnya menangkap enam orang pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkoba, ternyata di hari yang sama Satnarkoba Polres Tanah Karo kembali mengamankan seorang wanita dari tempat berbeda. Wanita bernama Betty br Sinaga itu, diamankan karena diduga menjadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu.

Kasat Narkoba Polres Tanah Karo AKP Sastrawan Tarigan, yang diwakili oleh KBO Satnarkoba Ipda Hendrik Tarigan, mengungkapkan pelaku diamankan pada Selasa (20/8/2019) kemarin sekira pukul 16.00 WIB.

Hendrik menjelaskan, wanita 28 tahun itu diciduk saat berada di sebuah Warung Internet (Warnet).

"Berdasarkan laporan warga, kita kembali menangkap satu orang pelaku penyalahgunaan narkoba. Kemudaian, setelah kita lakukan pengintaian, pelaku kita amankan saat bermain Warnet di kawasan Jalan Sukaraja Munthe, Kelurahan Gung Mas, Kecamatan Kabanjahe," ujar Hendrik, Kamis (22/8/2019).

Hendrik menjelaskan, pelaku merupakan salah satu Target Operasi (TO) Satnarkoba Polres Tanah Karo. Ia juga mengatakan, diduga tersangka bukan sekali ini saja terlibat di dalam dunia peredaran narkoba.

"Pelaku memang sudah kita incar, namun dia (pelaku) belum ada mengaku, dan kita juga belum bisa mengatakan kalau pelaku ini pemain lama. Kita lihat hasil pengembangan lanjutannya ya," ucapnya.

Dirinya menyebutkan, pada saat dilakukan penggeledahan ternyata personel mendapati adanya barang bukti yang ada pada tersangka. Setelah dilakukan pendataan, barang bukti sabu yang didapat seberat 2,54 gram. Ia mengatakan, sabu tersebut telah dikemas rapih di dalam paketan sebanyak 14 paket.

"Barang bukti narkoba jenis sabu yang kita dapat dari tangan tersangka ada seberat 2,54 gram. Sabu tersebut, disimpan di dalam dua buah plastik klip dan dibalut dalam dua lembar tisu. Kita dapat barang buktinya di dalam kantong jaket," ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 114 dan Pasal 112, undang-undang nomor 35 tahun 2009. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

(cr4/tribun-medan.com) 

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved