Anggota Yonif 121 Macan Kumbang Lettu Inf Pradipta Tewas Ditabrak Kereta Api

Dalam mobil itu terdapat dua penumpang yang menjadi korban, yaitu Wasto Haryo Susanto dan Lettu Infanteri Pradipta Adhiyaksa Putra

Anggota Yonif 121 Macan Kumbang Lettu Inf Pradipta Tewas Ditabrak Kereta Api
TRIBUN MEDAN/Ist
Mobil Avanza yang digunakan Lettu Infanteri Pradipta Adhiyaksa Putra, Pasi 3 Personel Yonif 121 Macan Kumbang Kodam I/BB, ditabrak kereta api di Perlintasan Jalan Raya Diponegoro Desa Matangkan, Kesunggihan, Cilacap. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu di Jalan Raya Diponegoro, Desa Matangkan, Kecamatan Kesungihan, Kabupaten Cilacap, Jumat (23/8/2029) dini hari.

Laka lantas itu, mengakibatkan mobil Avanza No Pol R 9503 KK (plat merah) tertabrak kereta api yang mengakibatkan 1 orang anggota TNI AD aktif meninggal dunia di TKP.

Dalam mobil itu terdapat dua penumpang yang menjadi korban, yaitu Wasto Haryo Susanto dan Lettu Infanteri Pradipta Adhiyaksa Putra, Pasi 3 Personel Yonif 121 Macan Kumbang, Kodam I Bukit Barisan.

Informasi yang dihimpun, mobil itu dikendarai oleh Wasto yang tak lain adalah ayah dari Lettu Inf Pradipta. Saat melintas, kendaraan mereka tersambar KA barang dengan nomor Lokomotif CC 2061306.

Saat kejadian mobil melaju dari arah selatan ke utara dan sesampainya di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Matangkan, bersamaan melintas kereta api barang dari arah barat. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak terelakkan.

Korban Wasisto dalam kondisi kritis dan sedang menjalani perawatan intensif oleh tim medis. Sedangkan Lettu Inf Pradipta yang tidak lain adalah anaknya, meninggal di TKP akibat benturan.

Jika dilihat secara kasat mata, kondisi mobil rusak berat dan sempat terseret beberapa ratus meter, sampai kemudian KA benar-benar berhenti. Akibat tabrakan dengan ular besi yang dibawa oleh masinis Sean Nutohman.

"Saya tidak punya informasi tentang itu," ucap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi seraya mengatakan silakan tanyakan ke Kapendam terkait.

Sementara itu, Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Djunaidi saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

"Benar informasi tersebut dan jenazah telah dimakamkan tadi siang di Cilacap," jelas Kolonel Inf Zeni Djunaidi.

Dikutip dari berbagai sumber, kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.45 WIB. KA itu merupakan KA barang bernomor KA 2744 f yang sedang menempuh perjalanan dari Stasiun Kroya menuju Stasiun Karangtalun Cilacap.

"Sebelum melintas di perlintasan, masinis KA sebenarnya sempat memberikan semboyan 35 dengan membunyikan klakson KA," kata Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto kepada wartawan, Jumat (23/8/2019).

"Namun entah kenapa, mobil tetap melintas sehingga kecelakaan tidak bisa dihindarkan," jelasnya.

Diketahui, Pradipta Adhiyaksa Putra sedang pulang ke kampung halamannya karena sedang mempersiapkan rencana pernikahan dengan gadis pujaannya, Diar Kusuma Dewi, warga Kota Purwokerto.

Kedua calon rencananya akan melangsungkan pernikahan dan prosesi pedang pora minggu depan (31/8/2019) di Hall Sentul Waterpark, Jalan Gatot Subroto No. 8 Sidanegara, Cilacap.

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved