BEJAT! Ayah Jadikan Dua Putrinya Sebagai Budak Seks Selama 9 Tahun, Kerap Tebar Ancaman Bunuh

Pria berinisial RAL (54) tega menjadikan dua putri kandungnya, SL (20) dan NL (22), sebagai pemuas nafsu syahwatnya. Mirisnya, itu berlangsung 9 tahun

BEJAT! Ayah Jadikan Dua Putrinya Sebagai Budak Seks Selama 9 Tahun, Kerap Tebar Ancaman Bunuh
scmp.com
Ilustrasi 

BEJAT! Ayah Jadikan Dua Putrinya Sebagai Budak Seks Selama 9 Tahun, Kerap Tebar Ancaman

TRIBUN MEDAN.com - Perbuatan tak manusiawi dilakukan seorang ayah terhadap dua putri kandungnya.

Pria berinisial RAL (54), warga Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, tega menjadikan dua putri kandungnya, SL (20) dan NL (22), sebagai pemuas nafsu syahwatnya.

Aksi bejat itu terus dilakukan RAL selama 9 tahun terakhir, atau sejak tahun 2010 silam kala kedua putrinya itu masih bocah.

RAL pun kerap menebar ancaman terhadap putri kandungnya tersebut jika menolak keinginannya.

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Julkisno Kaisupy mengatakan, dari keterangan yang diperoleh, tersangka pertama kali melakukan aksi tidak senonoh saat pelaku memanggil salah seorang putrinya SL, ke dalam kamar rumah mereka.

“Sebelum menyetubuhi SL, tersangka terlebih dahulu mengancamnya.”

“Jadi, karena ketakutan, korban tak bisa berbuat apa-apa sehingga tersangka langsung melancarkan aksinya,” kata Julkisno, kepada Kompas.com, Kamis (22/8/2019).

Baca: Kisah Getir V Ditelantarkan Ortu, Nikah Umur 15 Tahun dan Dijual Suami Untuk Layani 3 Pria Sekaligus

Baca: Terungkap Raut Wajah Lia Yulrifa (25) saat Bimbingan Calon Pengantin sebelum Ditemukan Gantung Diri

Usai menyetubuhi korban, lanjut dia, tersangka langsung menyuruh korban keluar dari dalam kamar.

Sejak kejadian itu, kata Julkisno, tersangka kemudian terus mengulangi perbuatannya itu hingga saat ini.

Tidak hanya SL, tersangka juga melakukan hal yang sama pada NL, putrinya yang lain.

Halaman
1234
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved