Pelaku Jambret yang Seret Korbannya di Depan Polsek Medan Helvetia Akhirnya Diringkus

Sah Udur menjelaskan bahwa Ageng dan Febri telah mencoba menjambret tas milik korban Yenni (48), warga Jalan Dahlia Raya.

Pelaku Jambret yang Seret Korbannya di Depan Polsek Medan Helvetia Akhirnya Diringkus
TRIBUN MEDAN/HO
Dua pelaku jambret yang seret korbannya di dekat Polsek Medan Helvetia akhirnya diringkus. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tak butuh waktu lama, Polsek Medan Helvetia akhirnya berhasil menangkap penjambret yang beraksi hingga menyeret korbannya di dekat Mapolsek Medan Helvetia, pada Senin (19/8/2019) lalu.

Kedua pelaku yang diamankan, ternyata sudah berulang kali beraksi melakukan aksi penjambretan.

Pelaku yang tertangkap yakni Ageng Setiawan (20) dan Febri Aulia. Keduanya warga Jalan Setia Luhur, Dwikora, Medan Helvetia.

“Mereka kita tangkap di kawasan Jalan Bakti Luhur, Kamis (22/8/2019) kemarin, sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Kapolsek Helvetia, AKP Sah Udur Sitinjak, Jumat (23/8/2019).

Sah Udur menjelaskan bahwa Ageng dan Febri telah mencoba menjambret tas milik korban Yenni (48), warga Jalan Dahlia Raya, Kompleks Dahlia Indah, Helvetia. Penjambretan itu terjadi saat korban berjalan kaki di dekat rumahnya, pada Senin (19/8/2019) lalu.

Baca: Sadis, Kawanan Jambret di Medan Nekat Beraksi Dekat Kantor Polisi

Baca: Kapolsek Medan Helvetia Mengaku Sudah Tahu Identitas Jambret yang Beraksi Dekat Kantor Polisi

Dalam peristiwa itu, pelaku tidak berhasil merampas tas Yenni karena dia mempertahankan tasnya. Namun, perempuan itu terseret hingga 10 meter sehingga terluka di kepala, tangan dan kaki.

Hingga saat ini, korban masih mendapatkan perawatan intensif di RS Hermina, Jalan Asrama, Kota Medan.

Penjambretan yang dilakukan Ageng dan Febri tergolong nekat. Karena lokasi aksi mereka hanya beberapa meter dari Polsek Medan Helvetia.

Petugas Polsek Helvetia yang mengetahui aksi jambret, langsung menyelidiki kasus itu dan memburu pelakunya. Hingga akhirnya kedua tersangka tertangkap.

Kedua tersangka ternyata bukan pemain baru dalam penjambretan. Mereka rupanya sudah berulangkali beraksi.

“Mereka sekurangnya sudah 4 kali beraksi di sejumlah lokasi, termasuk di Simpang Barat, Jalan KH Wahid Hasyim,” ungkap Sah Udur.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 365 ayat (2) KUHPidana, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” pungkas Sah Udur.

(mak/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved