Perkembangan Teknologi dan Ekonomi Digital Dukung Kemajuan Pasar Modal

Selama acara berlangsung akan dilaksanakan dua presentasi secara bersamaan yang dilakukan oleh Perusahaan Tercatat

Perkembangan Teknologi dan Ekonomi Digital Dukung Kemajuan Pasar Modal
TRIBUN MEDAN/NATALIN SINAGA
Nonton Bareng Public Expose Live 2019 di Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kepala Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Medan, Pintor Nasution mengatakan perkembangan teknologi dan ekonomi digital memberikan potensi besar bagi kemajuan Pasar Modal Indonesia.

Memanfaatkan perkembangan teknologi digital, pada tahun ini investor dapat menyaksikan paparan publik 42 Perusahaan Tercatat secara langsung melalui teknologi Webinar dalam acara Public Expose Live 2019.

"Paparan publik dari 42 Perusahaan Tercatat tersebut merupakan rangkaian dari acara Public Expose Live 2019 yang diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek
Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Public Expose Live 2019 diselenggarakan di Area Galeri BEI selama enam hari yang dibagi menjadi dua periode, periode
pertama pada 19 hingga 21 Agustus 2019, kemudian periode kedua pada 26 hingga 28 Agustus 2019," ujar Pintor, Jumat (23/8/2019).

Ia menjelaskan Webinar adalah salah satu teknologi yang memungkinkan pengguna untuk mengadakan seminar, talk show, diskusi dan kegiatan lainnya yang dilakukan secara online tanpa mengharuskan penggunanya untuk bertatap muka, menggunakan jaringan internet melalui sebuah sistem berbasis website atau
aplikasi Webinar yang disebut Zoom.

Diakuinya, selama acara berlangsung akan dilaksanakan dua presentasi secara bersamaan yang dilakukan oleh Perusahaan Tercatat yang terbagi dalam empat sesi setiap harinya.

"Tujuan dari diadakannya acara Public Expose Live 2019 ini adalah menempatkan BEI sebagai fasilitator
untuk mempertemukan investor dengan Perusahaan Tercatat, membuka akses dan hubungan yang lebih
luas antara investor dengan Perusahaan Tercatat, serta meningkatkan pemahaman investor terhadap
kinerja Perusahaan Tercatat di BEI," ungkapnya.

Selain itu tujuan lainnya adalah menambah basis investor lokal, memberikan fasilitas kepada Perusahaan Tercatat dalam pemenuhan kewajiban Public Expose
Tahunan, serta meningkatkan likuiditas pasar.

"Dijadwalkan 42 Perusahaan Tercatat berpartisipasi dan melakukan paparan publik dalam acara Public Expose Live 2019.

Kriteria perusahaan yang dipilih adalah berurutan berdasarkan Indeks Kompas100
dan LQ45 yang belum melakukan paparan publik, Perusahaan Tercatat dengan kapitalisasi pasar tinggi namun tidak masuk dalam indeks, dan kriteria terakhir adalah Perusahaan Tercatat yang baru mencatatkan saham perdananya di BEI," kata Pintor.

Halaman
12
Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved