News Video

VIDEO: 2 Hari Berturut-turut Ratusan Imigran di Medan Menggelar Unjuk Rasa, Berikut Tuntutannya. .

Ini merupakan aksi yang kedua. Sebelumnya, ratusan imigran ini sudah melalukan aksi pada hari Kamis (22/8/2019)

VIDEO: 2 Hari Berturut-turut Ratusan Imigran di Medan Menggelar Unjuk Rasa, Berikut Tuntutannya. .
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Sejumlah imigran berunjuk rasa di depan kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), di Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (22/8/2019). Imigran asal Iran, Irak, Myanmar, Pakistan, Sudan, Somalia, Palestina, Etiophia dan Afganistan dan Srilanka tersebut, meminta pemerintah Indonesia dan UNHCR segera memberangkatkan mereka ke negara tujuan suaka. 

Pemerintah dan UNHCR melarang mereka bekerja.

Sejumlah imigran berunjuk rasa di depan kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), di Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (22/8/2019). Imigran asal Iran, Irak, Myanmar, Pakistan, Sudan, Somalia, Palestina, Etiophia dan Afganistan dan Srilanka tersebut, meminta pemerintah Indonesia dan UNHCR segera memberangkatkan mereka ke negara tujuan suaka.
Sejumlah imigran berunjuk rasa di depan kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), di Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (22/8/2019). Imigran asal Iran, Irak, Myanmar, Pakistan, Sudan, Somalia, Palestina, Etiophia dan Afganistan dan Srilanka tersebut, meminta pemerintah Indonesia dan UNHCR segera memberangkatkan mereka ke negara tujuan suaka. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Sepanjang hidup di Indonesia, mereka hanya mengharapkan dana bantuan dari PBB yang dikelola oleh lembaga non-pemerintah, International Organization for Migration (IOM) dan UNHCR.

Rata-rata, seorang imigran mendapat bantuan biaya hidup sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta per bulan.

Masalah lainnya, anak-anak mereka juga tidak bisa mendapat pendidikan formal selama tinggal di Indonesia.

Belum lagi dengan biaya kesehatan yang juga tak mereka peroleh.

Bahkan jika ada imigran atau anak mereka yang sakit, tidak bisa langsung diobati.

Sejumlah imigran berunjuk rasa di depan kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), di Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (22/8/2019). Imigran asal Iran, Irak, Myanmar, Pakistan, Sudan, Somalia, Palestina, Etiophia dan Afganistan dan Srilanka tersebut, meminta pemerintah Indonesia dan UNHCR segera memberangkatkan mereka ke negara tujuan suaka.
Sejumlah imigran berunjuk rasa di depan kantor United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), di Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (22/8/2019). Imigran asal Iran, Irak, Myanmar, Pakistan, Sudan, Somalia, Palestina, Etiophia dan Afganistan dan Srilanka tersebut, meminta pemerintah Indonesia dan UNHCR segera memberangkatkan mereka ke negara tujuan suaka. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Hal inilah yang memaksa mereka turun ke jalan dan meminta pemerintah Indonesia dan UNHCR segera memberangkatkan mereka ke negara tujuan suaka.

Hingga saat ini perwakilan UNHCR belum ada menemui para pendemo yang berunjuk rasa.

"We will come everyday (kami akan datang setiap hari). Tujuh tahun cukup," ucap seorang laki-laki imigran.

(cr23/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved