Driver Ojol Kejar Perampas Ponselnya hingga Tabrak Tembok Warga, Ini Kata Kapolsek Medan Timur

Tidak hanya itu, ia pun dikabarkan patah tulang sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Driver Ojol Kejar Perampas Ponselnya hingga Tabrak Tembok Warga, Ini Kata Kapolsek Medan Timur
TRIBUN MEDAN/ Istimewa
M Hasan Nasution driver Ojol yang apes menabrak tembok rumah warga setelah kenderaannya ditendang pelaku ketika melintas di sekitaran Jalan Perguruan, Medan Tembung. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Malang nasib seorang pengemudi ojek online pasca kehilangan telpon genggamnya ia pun dikabari mengalami patah tulang.

Pasalnya M Hasan Nasution (korban) diduga menjadi korban jambret di Jalan Madong Lubis, Medan Perjuangan, pada Jumat (23/8/2019) dini hari, lalu.

Pria yang mengaku warga Jalan Bromo, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Medan Denai, ini mengalami kecelakaan tunggal pascadijambret.

Ia pun kehilangan HP miliknya saat berkomunikasi dengan orderannya.

Tidak hanya itu, ia pun dikabarkan patah tulang sehingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun Tribun Medan pada Minggu (25/8/2019), sebelum kejadian nahas itu, Hasan yang bekerja sebagai ojol tersebut tengah mengendarai sepeda motor Honda Revo bernomor polisi BB 3974 RN.

Namun, saat di lokasi kejadian, Hasan pun mengeluarkan telepon genggamnya untuk menghubungi konsumen yang memesan orderan.

Namun dirinya tiba-tiba dipepet oleh tiga pria berboncengan satu sepeda motor.

Diduga ketiga pelaku telah membuntuti pengemudi ojek online tersebut.

Begitu Hasan mengeluarkan telpon genggamnya, salah satu pelaku langsung menyambar telpon selulernya.

Alhasil, HP Android merk Vivo milik Hasan pun hilang dibawa para pelaku.

Tidak sampai disitu, korban yang mengejar ketiga pelaku tersebut malah menabrak tembok rumah warga, setelah kenderaannya ditendang pelaku.

Korban pun terpental dan jatuh ke aspal. Informasi yang dihimpun, korban mebgalami patah tulang di bagian mata kaki sebelah kanan, pinggang dan luka di sekujur tubuh.

Beruntung masyarakat yang mendengar dan melihat tabrakan hebat itu cepat mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Muhammadiyah di Jalan Mandala By Pass, Medan Denai, untuk mendapat pertolongan medis.

Baca: Ponsel Driver Ojek Online Dijambret Begundal Jalanan, Patah Tulang setelah Ditendang Pelaku

Sementara motornya yang sudah diamankan Polsek Percut Sei Tuan yang tiba di lokasi usai mendapat informasi dari warga.

"Tapi kasusnya akan ditangani oleh Polsek Medan Timur lantaran TKP awalnya masuk wilayah hukum sana. Bukan wilayah kita," ujar seorang polisi di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolsek Percut Sei Tuan

Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin menanggapi kasus 365 (perampokan) yang berada di Jalan Madong Lubis, Pajak Beruang Medan pada Kamis (21/8/2019).

"Tepatnya di Pajak Beruang dan piket dari Polsek Medan Kota juga sudah datang. Infonya si korban sempat mengejar ke daerah Percut sehingga terjadi penunjangan si korban di sana. Sepeda motor korban sempat diamankan polsek percut infonya. Korban atasnama M Hasan Nasution warga Jalan Sidodadi Bukit Melintang, Madina. Untuk kerugian korban satu unit HP Vivo Y 71 dan ia berada di RS Muhammadiyah Jalan Mandala By Pass Medan," ujarnya, Minggu (28/8/2019).

Untuk lokasi kejadian, sambung Arifin bukan wilkum Timur melainkan Kota.

"Soalnya kemarin kita piket Kamis ada ojol yang dijambret TKP nya di Jalan Madong Lubis wilayah Medan Kota. Korban belum buat LP infonya dan TKP wilayah hukum Polsek Medan Kota," pungkasnya.

(mft/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved