FAKTA Terbaru di Balik Kasus Bendera Merah Putih dan Makian Rasis, Aksi Makian yang Terekam Kamera

FAKTA Terbaru di Balik Kasus Bendera Merah Putih dan Makian Rasis, Aksi yang Terekam Kamera

FAKTA Terbaru di Balik Kasus Bendera Merah Putih dan Makian Rasis, Aksi Makian yang Terekam Kamera
Aliansi Mahasiswa Papua
Pria berseragam terlihat melontarkan ancaman dan makian ke arah penghuni asrama Kamasan. (Aliansi Mahasiswa Papua) 

15 Agustus

Sejumlah pejabat dan personel Satpol PP Kecamatan Tambaksari datang ke pondokan mahasiswa Papua yang kerap disebut Asrama Kamasan. Mereka datang bersama personel Koramil 02/0831 dan Polsekta Tambaksari.

Asrama dan kantor kecamatan berjarak sekitar 350 meter. Adapun Koramil 02/0831 dan Polsekta Tambaksari berkantor di alamat yang sama dengan kecamatan. Tiga institusi ini bernaung dalam konsep tiga pilar kecamatan.

Pejabat kecamatan Tambaksari, yang tak mau identitasnya disebut, menunjukkan kepada BBC tayangan video kedatangan rombongan mereka ke Asrama Kamasan.

a
Image caption Camat Tambaksari, Ridwan Mubarun. (BBC News Indonesia)

Dalam video itu, Camat Tambaksari, Ridwan Mubarun, terlihat berdiri di depan pagar asrama dan bertukar kalimat dengan beberapa mahasiswa Papua.

Ridwan terdengar berkata, "Biar saya yang pasang bendera daripada ormas yang datang ke sini."

Anggota Satpol PP akhirnya menancapkan tiang berbendera Merah Putih di depan gerbang Asrama Kamasan.

Penuturan versi kecamatan ini sesuai dengan kronologi yang dipublikasikan penghuni asrama dan Sahura, pengacara publik LBH Surabaya yang mendampingi mereka.

"Kami didatangi camat, Satpol PP, dan TNI untuk memasang bendera di depan asrama," begitu kronologi tertulis versi penghuni Asrama Kamasan.

16 Agustus

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: bbc
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved