Ibu Kota Baru Terkini: Alasan Menteri Era Soeharto Emil Salim Kritik soal Ibu Kota ke Kalimantan

Ibu Kota Baru Terkini: Alasan Menteri Era Soeharto Emil Salim Kritik soal Ibu Kota ke Kalimantan

Ibu Kota Baru Terkini: Alasan Menteri Era Soeharto Emil Salim Kritik soal Ibu Kota ke Kalimantan
Tribunnews.com/Nurmuliarekso Purnomo
Ibu Kota Baru Terkini: Alasan Menteri Era Soeharto Emil Salim Kritik soal Ibu Kota ke Kalimantan 

Sehingga, lanjut Akmal, pemerintah pusat belum secara resmi menetapkan wilayah Kalimantan Timur sebagai wilayah Ibu Kota Negara yang baru.

Baca: SIARAN LANGSUNG: Link live Streaming MotoGP Inggris, Jadwal MotoGP Hari Ini, Jorge Lorenzo Mengaspal

Yang sudah ditetapkan baru sebatas pulaunya saja.

"Belum ada penetapan teritorial otonom, tapi pulau sudah," ujar Akmal.

Katanya, sebelum menentukan kepastian lokasi Ibu Kota Negara baru, banyak tahapan yang harus dilalui lebih dulu.

Seperti penyusunan master plan, kalkulasi besaran biaya, kelembagaan, otoritas pemerintahan dan hal dengan sifat teknis lainnya.

"Banyak tahapan lokasi dilakukan, bahan, master plan, kalkulasi, besaran biaya, kelembagaannya, otoritas pemerintah dan berbagai teknis lain," ungkap dia.

Pernyataan Sofyan Djalil

Menteri ART/Kepala BPN Sofyan Djalil (Theresia Felisiani/Tribunnews.com)
Menteri ATR, Sofyan Djalil memang mengatakan, lokasi ibu kota negara yang baru berada di Kalimantan Timur.

Namun, Sofyan Djalil masih mengunci rapat lokasi tepat ibu kota baru itu karena

Dia tak ingin membocorkan lokasi tersebut sebelum memastikan ketersediaan lahan di lokasi tersebut.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved