Modus Pemerasan PSK Motif Pijat Plus-plus di Medan, Begini Respons Kapolsek hingga Kapolda Sumut

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menyatakan pihaknya akan melakukan tindakan terhadap kasus dalam bentuk apapun.

Modus Pemerasan PSK Motif Pijat Plus-plus di Medan, Begini Respons Kapolsek hingga Kapolda Sumut
Ilustrasi/istimewa
FOTO ILUSTRASI: Pijat Plus Plus 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kasus pemerasan yang dilakukan oleh pekerja seks komersial (PSK) merupakan modus baru yang dilakukan untuk mengelabui korbannya.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing saat dihubungi melalui selularnya, Minggu (25/8/2019) mengatakan untuk kasus penipuan dengan modus kusuk plus-plus masih akan dilakukan pengecekan.

"Saya belum ngecek, nanti saya cek dulu. Sudah berapa kasus seperti ini masuk ke kita,"katanya.

Pria dengan melati satu dipundaknya ini menyatakan pihaknya baru mengetahui modus seperti ini. Maka dari itu, akunya, dirinya akan menjadikan modus seperti ini akan menjadi prioritas Polsek Medan Baru dalam mengungkap kasus pemerasan.

"Dalam mengungkap kasus, kita harus menyelidiki latar belakang nya terlebih dahulu. Kenapa hal itu terjadi, baru bisa kita tentukan titik permasalahannya,"kata mantan Kapolsek Medan Kota ini.

Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menyatakan pihaknya akan melakukan tindakan terhadap kasus dalam bentuk apapun.

"Apalagi kasus pemerasan seperti ini. Pasti akan kita lakukan penindakan,"katanya.

Penindakan itu, sambung pria dengan bintang dua dipundaknya ini, bisa dilakukan apabila ada laporan ke pihak kepolisian.

"Intinya ada laporan. Kalau ada, pasti akan kita lakukan penindakan,"ujarnya.

Ia berharap kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan apapun, apalagi yang mengandung unsur hukum.

Halaman
1234
Penulis: akb lama
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved