TRIBUNWIKI

Panorama Berastagi dari Puncak Gundaling

Di Puncak Gundaling, para wisatawan tak hanya melihat panorama alam saja. Melainkan menikmati keasrian alam sekitar dan kesejukan udaranya.

Panorama Berastagi dari Puncak Gundaling
Tribun Medan/Aqmarul Akhyar
Keramaian wisatawan berswafoto di Puncak Gundaling di Objek Wisata Gundaling, yang terletak di Jl. Gundaling, Gundaling I, Kec. Berastagi, Kabupaten Karo, Minggu (25/8/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Keindahan alam di Berastagi, memang memiliki nuansa berbeda dari daerah yang ada di Sumut. Apa lagi melihat panorama Berastagi dari Puncak Gundaling, akan terlihat terhampar luas pemandangan bukit-bukit dan dua gunung yang terkenal di Kabupaten Karo, hari Minggu (25/8/2019).

Tak hanya itu saja, dari Puncak Gundaling para wisatawan dapat melihat perkebunan penduduk di tanah Karo. Seperti, perkebunan, sayur-sayuran, buah strawbery, buah jeruk dan perumahan penduduk.

Walaupun, dikatakan objek wisata Gundaling Berastagi ini sudah ada berpuluh-puluh tahun, tetapi masih dilirik dan diburu para wisatawan. Baik itu dari wisatawan lokal maupun manca negara.

Sebab, di Puncak Gundaling, para wisatawan tak hanya melihat panorama alam saja. Melainkan menikmati keasrian alam sekitar dan kesejukan udaranya. Pengunjung bisa bersantai di bawah tenda yang beralaskan tikar dengan keluarga dan merasakan suasana alam yang alami.

Kemudian, spot-spot foto di Puncak Gundaling juga sangat instagramable dan banyak. Dengan ini Para wisatawan bisa mengabadikan dengan berswafoto di spot-spot foto yang disediakan. Melalui jasa fotografer yang ada puncak Gundaling, Para wisatawan juga bisa mengabadikannya dan foto tersebut dalam hitungan menit sudah jadi.

Jasa fotografer ini hanya hitungan perlembar yaitu Rp 20 ribuan, dan jepretannya bebas. Dari pengakuan jasa fotografer di Puncak Gundaling, biasanya wisatawan ramai memakai jasa fotografer saat weekend.

Selain berswafoto, di Puncak Gundaling biasanya para wisatawan menikmati sensai menunggangi Kuda dan naik Delman. Dengan Kuda dan Delmam wisatwan dapat mengelilingi Puncak Gundaling. Biasanya tarif yang dekenakan sebesara Rp 40 ribuan, berkisar mengahabiskan waktu 15 menit.

Begitu juga, jika memasuki hari weekend para pemilik Kuda dan Delman ini banyak disewa para pengunjung. Tak hanya untuk mengelilingi Puncak Gundaling, melainkan juga berswafoto di atas Kuda. Biasanya kalau disewa hanya untuk berswafoto hanya bayar sekitar kurang lebih Rp 5000.

Objek Wisata Puncak Gundaling ini, ramai hanya pada waktu weeken saja. Tingkat keramaian itu terlihat dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB. Kemudian, untuk memasuki objek wisatwa ini, dibandor perorang sekitar Rp 10 ribuan dan dikenakan parkir 5 ribuan.

Di atas Puncak Gundaling juga para wisatwan dapat menikmati kuliner serta berbelanja souvenir khas Gundaling dan Berastagi. Terlihat berderet kedai-kedai yang menjual aksesoris, souvenir, dan kuliner di Puncak Gundaling.

Begitu juga dengan pedagang bibit bunga, atau tumbuh-tumbuhan yang bisa ditanam di pelataran rumah. Kemudian, Puncak Gundaling yang tereletak di Jl. Gundaling, Gundaling I, Kec. Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, juga tersedia fasilitas seperti Musollah, tempat parkir dan toilet. 

Narasumber:
- Andri dan Ozi sebagai orang yang menawarkan jasa fotografer
- Abang Harahap dan Armen Sebagai pemilik Kuda dan Delman

(cr22/Tribun-medan.com)

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved