Setelah Dibantah Jokowi Spekulasi Pemindahan Ibu Kota Baru, Kemendagri Ungkap Lokasi Alternatif Baru

Setelah Dibantah Jokowi Spekulasi Pemindahan Ibu Kota Baru, Kemendagri Ungkap Lokasi Alternatif Baru

Setelah Dibantah Jokowi Spekulasi Pemindahan Ibu Kota Baru, Kemendagri Ungkap Lokasi Alternatif Baru
KOMPAS.com/Rakhmat Nur Hakim
Setelah Dibantah Jokowi Spekulasi Pemindahan Ibu Kota Baru, Kemendagri Ungkap Lokasi Alternatif Baru 

Setelah Dibantah Jokowi Spekulasi Pemindahan Ibu Kota Baru, Kemendagri Ungkap Lokasi Alternatif Baru

TRIBUN-MEDAN.COM - Setelah Dibantah Jokowi Spekulasi Pemindahan Ibu Kota Baru, Kemendagri Ungkap Lokasi Alternatif Baru.

//

Menanggapi pernyataan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil soal pemindahan ibu kota baru, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengatakan daerah yang disebut itu baru alternatif.

Baca: SETELAH Viral Video Bully SMA 4 Prabumulih, Kepala Sekolah (Kepsek) dan Kapolres Angkat Bicara

Baca: MOTOGP 2019: Hasil Kualifikasi MotoGP, Duel Seru: Marc Marquez Posisi 1, Valentino Rossi Posisi 2

Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Akmal mengatakan, keputusan resmi tetap ada di tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saat ini masih dalam kajian, kemarin (pernyataan) Menteri ATR itu alternatif, fixed nya kami masih tunggu pak presiden," kata Akmal di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (24/8/2019).

Sehingga, lanjut Akmal, pemerintah pusat belum secara resmi menetapkan wilayah Kalimantan Timur sebagai wilayah Ibu Kota Negara yang baru.

Baca: SIARAN LANGSUNG: Link live Streaming MotoGP Inggris, Jadwal MotoGP Hari Ini, Jorge Lorenzo Mengaspal

Yang sudah ditetapkan baru sebatas pulaunya saja.

"Belum ada penetapan teritorial otonom, tapi pulau sudah," ujar Akmal.

Katanya, sebelum menentukan kepastian lokasi Ibu Kota Negara baru, banyak tahapan yang harus dilalui lebih dulu.

Halaman
123
Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved