Tanah 8.000 Meter Diserobot, Korban Minta Perlindungan Hukum karena Kasusnya tak Ditangani Polisi

Laporannya ke Polsek Medan Labuhan dimentahkan pihak kepolisian yang berasalan tanah tersebut adalah tanah garapan.

Tanah 8.000 Meter Diserobot, Korban Minta Perlindungan Hukum karena Kasusnya tak Ditangani Polisi
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Tanah seluas 8.000 meter persegi di Jalan Veteran Dusun VIII Pasar X Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli, Deliserdang milik Pandit Sirait (57) yang diserobot orang suruhan. 

"Keempat kalinya saat mau panen, tanaman jagung saya dirusak oleh orang suruhan H Ujir karena mendirikan pondasi bangunan. Tanaman dipotongi dan truk dimasuki ke tanah saya. Atas kejadian itu, saya melapor ke Polsek Medan Labuhan," jelasnya.

"Karena laporan saya, polisi langsung datang dan melarang penyerobotan itu serta meminta jangan didirikan bangunan. Saat itu, penyerobotan dan pembangunan pondasi bangunan berhenti," tambah Pandit.

Atas penyerobotan dan pembangunan pondasi tersebut, korban mengalami kerugian hingga belasan juta.

Akan tetapi keesokan hari, penyerobotan tetap berlanjut sehingga Pandit kembali mendatangi Polsek Medan Labuhan.

Namun laporan kali ini, korban malah diarahkan untuk melaporkan kasus tersebut ke Polres Belawan.

"Setelah sampai di Polres, saya malah diarahkan untuk membawa massa guna mengusir para penyerobot tanah tersebut. Dan malah ketika mau buat laporan di Polsek Medan Labuhan, polisi bilang tidak bisa menindaklanjuti karena tanah itu merupakan tanah garapan," pungkasnya.

Sementara itu, Soh Wie Wie alias Awi yang dikonfirmasi, membenarkan bahwa dirinya melaporkan Edy Sutikno ke Polres Belawan. Namun hingga kini, Awi tidak mengetahui perkembangan laporan tersebut. "Ada laporan ke polisi. Tapi saya tidak tahu perkembangannya," bebernya.

Karena kasus tersebut, Pandit Sirait meminta bantuan hukum kepada Komandan Satgas PDIP Sumut, Guntur Turnip.

"Saya memohon perlindungan hukum kepada pak Guntur Turnip karena sudah gak tau lagi saya mau kemana. Kerugian saya atas penyerobotan tanah itu jutaaan rupiah," ungkapnya.

Menanggapi permohonan korban yang telah melapor, Guntur Turnip selaku Wakil Komandan Satgas PDIP Sumut meminta kepada Polres Belawan untuk menindaklanjuti laporan yang dibuat Soh Wie Wie.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved