Tangis Haru pada Perayaan Milad 23 Tahun UMN Al-Washliyah, Bagi-bagi Hadiah hingga Sepeda Motor

Nazwa sempat bergetar kakinya saat menaiki panggung, tidak menyangka akan mendapatkan satu sepeda motor.

Tangis Haru pada Perayaan Milad 23 Tahun UMN Al-Washliyah, Bagi-bagi Hadiah hingga Sepeda Motor
TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI br TARIGAN
Kemeriahan perayaan Milad UMN Al-Washliyah di Jalan Garu II A, Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (25/8/2019). Berbagai hadiah menarik berupa kulkas, tv, sepeda gunung hingga sepeda motor. 

TRIBUN-MEDAN.com - Perayaan Milad 23 Tahun UMN Al-Washliyah, diwarnai tangis haru kala nama Nazwa seorang siswi Menengah Pertama dipanggil sebagai pemenang undian satu buah sepeda motor, Minggu (25/8/2019)

Nazwa sempat bergetar kakinya saat menaiki panggung, tidak menyangka akan mendapatkan satu sepeda motor.

Nazwa merupakan anak dari staf kebersihan kampus UMN yang sudah mengabdi selama bertahun-tahun.

Tak menyangka akan memenangkan hadiah, Nazwa menitihkan air mata dan mengucapkan syukur serta terimakasih kepada UMN Al-Washliyah. Saat berbincang dengan tribun Medan, ia megaku hanya memiliki satu kupon bernomor 242 dan tidak berharap banyak.

"Nomor Vocernya 242, nggak nyangka bisa dapat, padahal vocer aku cuma satu, aku kaget kali, nggak nyangka bisa dapat, motornya aku mau kasi ke orangtua supaya lebih mudah kalo mau pergi kerja, saya bangga menjadi bagian dari Al-Washliyah, tetap jaya dan sukses buat UNM," katanya.

Kemeriahan perayaan Milad UMN Al-Wahsliyah di Jalan Garu II A, Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (25/8/2019). Berbagai hadiah menarik berupa kulkas, tv, sepeda gunung, hingga sepeda motor
Kemeriahan perayaan Milad UMN Al-Wahsliyah di Jalan Garu II A, Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (25/8/2019). Berbagai hadiah menarik berupa kulkas, tv, sepeda gunung, hingga sepeda motor (TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI br TARIGAN)

Sejalan dengan Nazwa, pemenang paket umroh gratis M. Dwi Syahputra juga tak menyangka berkesempatan mendapat umroh gratis. Ia mengaku saat pengumuman masih sibuk mengambil foto karena sehari-harinya berprofesi sebagai staf humas UMN.

"Nomor kupon saya 0194, saya nggak sangka bakal menang, karena pegawai saya pikir yaudahlah gak mungkin bisa menang, nanti mau dibicarakan dulu sama keluarga, siapa yang berangkat, semoga UMN makin Jaya, Islami, makin Dahsyat lah pokoknya," katanya sambil tertawa.

Rektor UMN Al-Washliyah, H. Hardi Mulyono mengatakan UMN Al-Washliyah lahir pada 8 Agustus 1996 sehingga bulan ini sudah menginjak umur yang ke 23 tahun. Kegiatan ini kata Hardi dikonsepkan agar para akademisi kampus dapat berbaur dengan masyarakat untuk menjalin silaturahmi.

"Harapan kami semakin erat persaudaraan antar civitas dan masyarakat sekitar, dan muncul partisipasi masyarakat menaikkan nama UMN, karena ini milik umat yang kita upayakan menjadi yang terbaik," katanya.

Ia menyampaikan saat ini UMN bercita-cita mendoktorkan seluruh dosen dan staf pengajar yang ada di UMN agar sejalan dengan program pemerintah yakni meningkatkan mutu SDM.

"Al-Wasliyah baru saja dinyatakan oleh L2 Dikti bawa PTS ini terbaik nomor 2 di Sumatera Utara, selain ingin mendokterkan seluruh dosen yang ada kita juga progres membuka prodi (program studi) baru

Ia mengatakan acara ini belum selesai dan akan berpuncak di wisuda sarjana dan Pascasarjana UMN.

"Sudah banyak perlombaan yang kita laksanakan, puncaknya nanti diadakan pada tanggal 29 di wisuda sarjana dan magister UMN dengan menghadirkan bapak Wakil Presiden Ma'ruf Amin untuk memberikan orasi ilmiah," katanya

(cr21/tribun-medan.com)

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved