Sidang Kredit Fiktif Rp 2,8 Miliar, Saksi Ungkap Urus Kredit Tidak Dilakukan di Bank

Guntur Samosir menghadirkan lima orang saksi yang merupakan pekerja di perusahan milik terdakwa Chee Yu yang dijadikan agunan peminjaman.

Sidang Kredit Fiktif Rp 2,8 Miliar, Saksi Ungkap Urus Kredit Tidak Dilakukan di Bank
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Dua terdakwa kasus korupsi kredit fiktif senilai Rp 2,8 miliar, Hasbunan Marsaf Hasibuan dan Awaluddin Siregar menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (26/8/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua terdakwa kasus korupsi kredit fiktif 7 rumah senilai Rp 2,8 miliar, Hasbunan Marsaf Hasibuan dan Awaluddin Siregar menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (26/8/2019).

Hasbunan Marsaf Harahap merupakan mantan Pemimpin Cabang Tanjung Morawa Bank Pembangunan Daerah dan Awaluddin Siregar selaku Pemimpin Seksi Pemasarannya.

Jaksa Penuntut Umum dari Kejari Deliserdang, Guntur Samosir menghadirkan lima orang saksi yang merupakan pekerja di perusahan milik terdakwa Chee Yu yang dijadikan agunan peminjaman.

Kelimanya adalah saksi Heni Purwanti, Herman Leo, A Peng, Dedi Irwanto dan Agus Sugianto.

Dalam keterangannya, Heni mengaku dirinya adalah merupakan penjaga toko pernah diminta KTP dan KK oleh bosnya Chee Yu yang sedang DPO.

"Saya bekerja sebagai penjaga toko, pernah diminta Chee Yu itu Ktp dan KK. Jadi saya itu enggak pernah ke Bank untuk membuat buku rekening malah tandatangani di kantor Pak Chee Yu. Dan dua terdakwa ini pernah saya lihat," terangnya saat dicerca Hakim Ketua Sri Wahyuni.

Ia melanjutkan, saat menerima uang dari hasil kredit fiktif senilai Rp 400 juta langsung mengirim ke rekening bosnya Chee Yu.

"Jadi saya disuruh narik dan langsung suruh setor di saat itu juga ditransfer ke Pak Chee Yu, itu di tahun 2013," cetusnya.

Saat ditanya apakah mendapatkan upah dari penandatanganan agunan tersebut. Heni menjawab tidak mendapatkan upah. "Enggak ada dapat upah bu Hakim," cetusnya.

Saksi lainnya, A Peng yang merupakan Mandor bangunan mengaku dirinya pernah menemui kedua terdakwa untuk mengurus kredit.

Halaman
1234
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved