Layanan Jaminan Persalinan Warga Miskin Dihentikan, Masyarakat Dairi Diimbau Masuk JKN-KIS

Layanan jaminan persalinan (Jampersal) bagi masyarakat miskin di Kabupaten Dairi tahun 2019 terpaksa dihentikan.

Layanan Jaminan Persalinan Warga Miskin Dihentikan, Masyarakat Dairi Diimbau Masuk JKN-KIS
Tribun Medan
Ilustrasi JKN KIS 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Layanan jaminan persalinan (Jampersal) bagi masyarakat miskin di Kabupaten Dairi tahun 2019 terpaksa dihentikan.

Ini dilakukan Dinas Kesehatan lantaran alokasi anggaran Jampersal dari APBN sebesar Rp2 miliar lebih telah habis dimanfaatkan masyarakat untuk persalinan di semua puskesmas di Kabupaten Dairi dan tiga rumah sakit ditunjuk, yakni RSUD Sidikalang, RSU Efarina Kabanjahe, dan RSUP H Adam Malik.

Kabid Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi, Edison Damanik mengungkap, besaran pagu anggaran Jampersal Dairi tahun 2019 sejumlah Rp2.098.000.000.

"Pagu tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus nonfisik Kemenkes RI," sebut Edison.

Edison mengatakan, penyerapan Jampersal hingga 100 persen baru tahun 2019 ini tercapai, bahkan sebelum tahun anggaran selesai.

Kata Edison, pemanfaatan Jampersal pada tahun-tahun sebelumnya selalu bersisa, sehingga dananya kembali ke pusat. Baru tahun ini terserap 100 persen.

Menurutnya, hal itu disebabkan gencarnya sosialisasi yang pihaknya lakukan.

Terkait penghentian layanan Jampersal ini, lanjut Edison, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi telah menerbitkan Surat Edaran.

"Penyerapan Jampersal tahun ini ada peningkatan. Kita akui, memang kita tahun ini gencar sosialisasi. Barangkali itu sebabnya banyak masyarakat sadar, lalu memanfaatkan layanan ini," ujar Edison.

Edison pun mengimbau masyarakat kurang mampu di Dairi untuk mendaftar sebagai peserta JKN-KIS, agar tidak terkendala persoalan biaya untuk kebutuhan persalinan.

"Dana Jampersal ini dikucurkan tiap tahun, besarannya pun ditentukan Kemenkes," ujar Edison.

"Sebetulnya, kabar habisnya Jampersal ini menggembirakan, sebab berarti kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan Jampersal sudah tinggi. Sebelumnya, dana Jampersal ini selalu Silpa," pungkas Edison.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved