News Video

WAWANCARA Mahasiswa Papua di Medan: Nyaman Tinggal di Medan, tapi Tetap Ingin Pulang. .

Damiel Wandik, mahasiswa Papua yang kuliah di Universitas Sumatera Utara (USU) berasa nyaman tinggal di Kota Medan

WAWANCARA Mahasiswa Papua di Medan: Nyaman Tinggal di Medan, tapi Tetap Ingin Pulang. .
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Massa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Papua (IMP) Sumatera Utara menggelar aksi solidaritas ke Kantor DPRD Sumut, Senin (19/8/2019). Aksi solidaritas tersebut dilakukan atas peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya dan Malang. 

Namun, jadwal kepulangan mahasiswa Papua belum dipastikan.

Hal ini lantaran ada permintaan agar Papua Merdeka.

"Kami akan balik semua sama-sama. Dengan catatan harus meminta referendum, jika balik harus merdeka," tutur Damiel Wandik.

"Bagaimana pun di sana rumah kami. Suratnya udah keluar. Tinggal tunggu perintah saja kalau memang disuruh balik, kami balik," tambahnya. 

Bendera Bintang Kejora berkibar di Kantor Bupati Deiyai, Senin (26/8/2019)
Bendera Bintang Kejora berkibar di Kantor Bupati Deiyai, Senin (26/8/2019) (Tribun Medan)

Bintang Kejora Berkibar

Bendera Bintang Kejora berkibar di Kantor Bupati Deiyai, Senin (26/8/2019).

Dilansir dari ABC Indonesia, simbol pergerakan Papua Merdeka itu berkibar selama 1,5 jam sebelum diturunkan.

Seorang koordinator aksi Yosep Iyai kepada kantor berita Reuters menjelaskan, sedikitnya 5000 orang ikut aksi di Deiyai, yang terletak sekitar 500 km dari ibukota Papua, Jayapura.

"Di kantor bupati, Bendera Bintang Kejora dikibarkan sekitar 1,5 jam," katanya seraya menambahkan, aksi itu sendiri berlangsung secara damai.

Video di lokasi;

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved