Big Bad Wolf Kembali Hadir di Medan, Berikan Diskon Hingga 80 Persen

Tersedia juga buku untuk anak-anak seperti buku cerita, buku untuk mewarnai, sound books, board books, pop-up books dengan harga yang sangat terjangka

Big Bad Wolf Kembali Hadir di Medan, Berikan Diskon Hingga 80 Persen
Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Presiden Direktur PT. Jaya Ritel Indonesia, Uli Silalahi berfoto bersama dalam jumpa pers yang diselenggarakan di Kota Medan, Rabu (28/8/2019).Big Bad Wolf akan hadir kembali di Medan untuk kedua kalinya. Acara ini akan diselenggarakan di Gedung Andromeda Polonia Medan tanggal 6-16 September 2019. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Setelah menghadirkan 220 ribu pengunjung pada kehadiran pertamanya di Kota Medan, bazar buku Big Bad Wolf akan hadir kembali di Medan untuk kedua kalinya.

Acara ini akan diselenggarakan di Gedung Andromeda Polonia Medan tanggal 6-16 September 2019.

Dalam jumpa pers yang diselenggarakan di Kota Medan, Rabu (28/8/2019), Presiden Direktur PT. Jaya Ritel, Uli Silalahi mengatakan antusiasme masyarakat Sumatera Utara pada Big Bad Wolf pertama yang digelar pada bulan November tahun lalu membuat pihaknya memutuskan untuk kembali.

"Tahun lalu kita menargetkan 200 ribu pengunjung dan yang hadir 220 ribu pengunjung. Tahun ini kami membawa lebih banyak buku-buku bermutu bagi para pecinta buku di Sumatera Utara dan Pulau Sumatera pada umumnya," jelasnya.

Berbagai genre buku tersedia dalam bazaar buku ini, mulai dari seni, budaya, novel, fiksi, romance, sastra, graphic novel, bisnis, arsitektur, memasak, fashion dan masih banyak lagi.

Tersedia juga buku untuk anak-anak seperti buku cerita, buku untuk mewarnai, sound books, board books, pop-up books dengan harga yang sangat terjangkau.

Uli mengatakan selain menyediakan buku terbitan dalam negeri, buku-buku internasional juga banyak di dapati. Buku-buku ini semuanya adalah buku yang tidak mudah di dapat.

Bahkan ada buku premium yang kuantitasnya terbatas.

"Di dunia hanya ada 5000 buku dan itu bisa di dapat di tempat kita. Tahun ini di Medan, pangsa pasar kami 50 persen buku anak dan 50 persen dewasa," katanya.

Persentase ini mengingat pentingnya menanamkan minat baca kepada anak sejak dini. Tujuannya dengan rajin membaca buku bisa membuka wawasan dan masa depannya bisa lebih baik lagi.

Halaman
123
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved