Kwarda dan Kwarcab Pramuka se-Sumut Diminta Gubernur Persiapkan Jambore Daerah 2020

Pada tahun 2020 yang akan datang akan dilaksanakan Jambore tingkat daerah. Kita lakukan lagi Jambore tingkat daerah ini di Sibolangit.

Kwarda dan Kwarcab Pramuka se-Sumut Diminta Gubernur Persiapkan Jambore Daerah 2020
TRIBUN MEDAN/HO
Apel Besar Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara dalam rangka Peringatan Hari Pramuka Ke-58 yang jatuh pada tanggal 14 Agustus di Lap. Astaka Pancing Medan. 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Peringatan Hari Pramuka ke-58 dan Apel Besar Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara (Sumut) berlangsung meriah, di Lapangan Astaka, Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Sumut, Jalan Pancing/Willem Iskandar, Kota Medan, Selasa (27/8/2019) sore.
 

Atraksi Polisi Cilik Polrestabes Medan yang ditampilkan anggota pramuka Kwartir Medan, pencak silat dari Kwartir Ranting Medan Johor, serta atraksi lainnya dari kwartir dan kwarcab Pramuka Sumut, menambah kemeriahan kegiatan yang dihadiri ribuan peserta tersebut.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi selaku Ketua Majelis Pembina Pramuka Sumut dalam amanatnya meminta pada pengurus kwartir daerah (kwarda) dan kwartir cabang (kwarcab) Pramuka se-Sumut untuk mempersiapkan pelaksanaan Jambore Daerah pada 2020 di Sibolangit.

"Pada tahun 2020 yang akan datang akan dilaksanakan Jambore tingkat daerah. Kita lakukan lagi Jambore tingkat daerah ini di Sibolangit. Itu adalah tempat pembinaan adik-adik pramuka semua," ucap Edy Rahmayadi.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat menghadiri dan menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Apel Besar Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara dalam rangka Peringatan Hari Pramuka Ke-58 yang jatuh pada 14 Agustus di Lapangan Astaka Pancing Medan.
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat menghadiri dan menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Apel Besar Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara dalam rangka Peringatan Hari Pramuka Ke-58 yang jatuh pada 14 Agustus di Lapangan Astaka Pancing Medan. (TRIBUN MEDAN/HO)

Kepada anggota pramuka, Edy juga mengingatkan untuk terus berlatih. Segera lakukan pembinaan dan penjadwalan yang bersifat bertahap, bertingkat dan berjenjang.

"Saya minta ini dilaksanakan dan seluruhnya serentak sampai tingkat kecamatan, desa, kabupaten. Digalakkan semua yang ada pendidikan, sehingga kita bisa melaksanakan kembali, menghidupkan kembali pramuka kita," katanya.

Edy juga mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menghidupkan kembali gerakkan pramuka yang telah hilang kegiatannya selama 4 tahun terakhir. "Empat tahun pramuka kita hilang, tidak boleh lagi siapapun yang merusak pramuka kita, Pramuka ini adalah kebanggaan kita," katanya.

Sementara itu, Ketua Kwarda Sumut Nurdin Lubis dalam laporannya menyampaikan Peringatan Hari Pramuka ke-58 dan Apel Besar Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut diikuti 5.000 anggota pramuka seluruh Sumut.

Apel Besar Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara dalam rangka Peringatan Hari Pramuka Ke-58 yang jatuh pada 14 Agustus di Lapangan Astaka Pancing Medan.
Apel Besar Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara dalam rangka Peringatan Hari Pramuka Ke-58 yang jatuh pada 14 Agustus di Lapangan Astaka Pancing Medan. (TRIBUN MEDAN/HO)

Nurdin juga mengucapkan terima kasih pada Gubernur dan semua jajaran yang telah memberikan bimbingan, bantuan demi terselengaranya Apel Besar Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut.

"Terima kasih kami ucapkan Gubernur dan Forkopimda Sumut, yang telah memberikan bimbingan dan bantuan atas terselengaranya kegiatan ini," katanya.

(cr19/Tribun-Medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved