Breaking News

Diduga Depresi, Pria ini Nekat Akhiri Hidup Dengan Cara Gantung Diri di Pohon

Keluarga korban tidak setuju untuk dilakukan autopsi dan diarahkan untuk membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi.

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
Tribun Medan / HO
Korban Umar Bakri Maulana yang nekat akhiri hidup dengan cara gantung diri. Di duga korban alami gangguan jiwa. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang pria diduga mengalami kelainan jiwa akibat depresi, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri, Kamis (29/8/2019) sekitar pukul 06.00 WIB.

Pria yang diduga alami kelainan jiwa ini, akhiri hidup di pohon rambutan menggunakan tali warna putih, di belakang Komplek PKK Dusun III Desa Baru Pasar VIII, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Korban gantung diri diketahui atas nama, Umar Bakri Maulana (24). Korban pertama kali ditemukan oleh saksi atas nama Pragiono yang sedang mengikat lembu.

"Waktu itu saya di belakang Komplek PKK sedang ikat lembu dan melihat mayat tergantung di pohon rambutan," kata Pragiono.

"Saya melihat korban dengan leher terikat tali warna putih," jelasnya.

Mengetahui adanya korban gantung diri, Pragiono kemudian memberitahukan kepada warga dan
selanjutnya datang personel dari Polsek Hinai membawa Korban ke Puskesmas Kecamatan Hinai.

Dari lokasi, petugas kepolisian menemukan sejumlah barang bukti berupa tali nilon sepanjang 5 meter, sandal, celana dan baju korban.

Korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri. Karena mengalami kelainan jiwa akibat dalam kondisi depresi, sehingga nekat mengakhiri hidup.

Keluarga korban tidak setuju untuk dilakukan autopsi dan diarahkan untuk membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi.

(mak/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved