News Video

Lima Kali Terima Banjir Kiriman dari Arah Hotel Niagara, Warga Komplain

Abbas keberatan dan menuding pihak Hotel Niagara Parapat menjadi penyebab dibalik banjir kiriman yang membuatnya merugi.

Lima Kali Terima Banjir Kiriman dari Arah Hotel Niagara, Warga Komplain
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Kondisi air parit yang meluap ketika hujan turun di Jalan Merdeka, Parapat, Selasa (27/8/2019). Luapan air tersebut diduga warga berasal dari Hotel Niagara. 

TRIBUN-MEDAN. COM, PARAPAT-Tidak seperti biasanya sibuk melayani pelanggan di bengkelnya, Abbas (59) justru repot membersihkan usaha bengkel dan rumahnya yang direndam banjir di Jalan Merdeka/Pangasean, Parapat, Rabu (28/8/2019).

Abbas keberatan dan menuding pihak Hotel Niagara Parapat menjadi penyebab dibalik banjir kiriman yang membuatnya merugi.

"Saya sudah rugi, mesin untuk peralatan bengkel saya rusak karena terbenam akibat lumput. Banjirnya itu berasal dari Niagara. Udah lima kali begini,"kata Abbas.

Sementara itu General Manajer Hotel Niagara, Dolly Butar-butar menjelaskan Banjir Kiriman itu bukan berasal dari aktivitas hotel. Banjir itu berasal dari pengerukan lahan pembangunan perumahan di Sebelah Hotel Niagara. Namun, air yang meluber melintasi lahan Hotel Niagara sehingga banjir kiriman dituding warga berasal Hotel Niagara.

Terkait itu, manajemen juga mengakui tembok yang dibangun untuk menahan air jebol. Meski begitu, Dolly mengaku bersedia membantu warga sekitar memperbaiki, jika memang ditemukan kerusakan yang penyebabnya dari aktivitas Hotel Niagara.

Dalam hal persoalan banjir, Dolly juga langsung menunjukkan lokasi awal yang mejadi hulu banjir. Pantauan Tribun di sana terdapat pembukaan lahan seluas kurang lebih dua hektar.

Pada bekas pembukaan lahan itu terdapat bekas gerusan air yang mengalir menuju pemukiman melintasi lahan Hotel Niagara.

Baca: Air Parit Meluap ke Rumah-rumah Warga, Diduga Berasal dari Hotel di Parapat Ini

Beberapa Waktu lalu, Pardo Sinaga dan Frandus Butar-butar juga komplain terhadap pengolahan limbah. Termasuk debit air parit yang meluap ke rumah warga.

Menyikapi itu, Dolly dan H Manurung Deputy Manajer juga mengaku terbuka dan akan akan mengatasi persoalan tersebut. "Tentunya, kami juga harus bertanggub jawab jika memang itu berasal dari kami,"tuturnyaa.

Camat Girsang Sipangan Bolon Parapat, Eva Tambunan mengatakan telah mengecek lokasi. Camat juga telah berkordinasi dengan manajemen hotel dan menyampaikan aspirasi masyarakatnya.

(jun/tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved