News Video

Spesialias Penjambret Warga Negara Asing Ditangkap Polisi, Ditelusuri dari Online Shop

Tersangka melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban dan barangnya dijual kembali serta mendapat keuntungan.

TRIBUN-MEDAN.com - Akhirnya, Satreskrim Polrestabes Medan berhasil amankan tiga orang pria yang diduga spesialis jambret warga negara asing WNA.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan dua unit HP merk Samsung S7 dan HP merk Huawei.

Adapun ketiga pelaku yang berhasil diamankan yakni, Muhammad Jefri alias Mansyur (33) warga Jalan Pasar 10, Tembung, Mardiansyah Lubis (39) warga Jalan Perumnas Mandala, Jalan Nuri IV yang berperan sebagai penadah, dan Arif Rahman Nasution alias Rahman (22) warga Jalan Letda Sujono yang berperan sebagai penadah.

Sementara pelaku lainnya M masih dalam pencarian polisi atau Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dalam press release yang disampaikan Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto menjelaskan, tersangka melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban dan barangnya dijual kembali serta mendapat keuntungan.

"Korbannya adalah warga negara asing Italia atasnama Betti Francesco. Dari laporan tersebut kemudian kita melakukan penyelidikan. Kemudian kita mendapat informasi, bahwa ada beberapa pelaku yang sering kali mereka memang targetnya adalah orang asing," ucap Dadang Hartanto, Jumat (30/8/2019).

"Keuntungannya kenapa orang asing, orang asing ini setelah melapor mereka pulang. Dan cenderung tidak peduli lagi dengan barangnya. Tetapi tentu ini kalau dibiarkan akan dapat merusak citra kita sebagai masyarakat atau situasi yang aman di wilayah kita di Kota Medan," sambungnya.

Dadang juga menuturkan, pihak kepolisian sangat atensi untuk melakukan pengungkapan terhadap kasus ini.

"Yang pertama kita dapat mereka yang membeli handphone. Karena hasil kejahatannya adalah salah satunya adalah handphone. Kita mendapatkannya dari penjualan online. Kemudian kita penyelidikan, kita berkomunikasi dengan para penjual online ini, kemudian kita dapat siapa yang mendaftarkan barang tersebut," ucap Dadang Hartanto.

Lanjutnya, Dadang menjelasakan untuk pelaku M yang masih DPO, merupakan pelaku pencurian dengan kekerasaan terhadap korban warga negara asing asal India beberapa waktu yang lalu. 

(cr23/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved