News Video

Bisikan SBY ke Jokowi di Rumah Duka Puri Cikeas

Jokowi tiba di rumah duka pada pukul 11.35 WIB. Presiden Jokowi diterima langsung oleh SBY dan putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi bersalaman dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Sabtu (31/8/2019) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Ibu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Siti Habibah, tutup usia 86 tahun pada 30 Agustus 2019 di RS Mitra Keluarga, Cibubur.

Dilansir dari Kompas.com Presiden Joko Widodo datang melayat ke kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor, Sabtu (31/8/2019) siang.

Jokowi tiba di rumah duka pada pukul 11.35 WIB.

Presiden Jokowi diterima langsung oleh SBY dan putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Video kedatangan Jokowi;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

Sosok Siti Habibah Pengagum Berat Bung Karno, Berkali-kali Ajak SBY ke Makam Sang Proklamator

Prabowo Subianto: Bantu Jokowi Selesaikan Papua, Semua Elite Politik Lupakan Dulu Perbedaan

Dilansir dari channel YouTube Sekretariat Presiden, SBY dan Jokowi sempat berbicara singkat.

"Semoga khusnul khotimah," ucap Jokowi ke SBY.

"Hatur nuhun, Allah membalas Bapak," balas SBY.

Keduanya lalu masuk ke rumah duka, tempat sang ibunda SBY disemayamkan.

Jokowi tampak memanjatkan doa di depan jenazah.

Setelahnya menyalami tamu yang hadir di rumah duka.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta istri juga telah datang melayat ibunda SBY.

Seusai menyampaikan belasungkawa dan berbincang sejenak dengan SBY, Presiden Jokowi berdoa untuk almarhumah.

Tak lama setelahnya, Presiden Joko Widodo berpamitan meninggalkan lokasi rumah duka.

Ibunda SBY, Siti Habibah semasa hidupnya adalah pengagum berat sosok Sang Proklamator, Bung Karno.
Ibunda SBY, Siti Habibah semasa hidupnya adalah pengagum berat sosok Sang Proklamator, Bung Karno. (Istimewa/Tribun Jabar)

Mengenang Siti Habibah

Kisah tentang Siti Habibah semasa hidup masih terkenang lekat di keluarga SBY.

SBY pernah mengungkapkan, Siti Habibah semasa hidupnya adalah pengagum berat sosok Bung Karno.

Dalam beberapa kesempatan, SBY bahkan sempat diajak berziarah ke makam Sang Proklamator.

"Ibunda saya adalah seorang pengagum Bung Karno dan sudah beberapa kali saya diajak ziarah ke makam presiden pertama kita itu,” kata SBY dalam bukunya, SBY Selalu Ada Pilihan, terbitan Kompas tahun 2014.

Siti Habibah adalah perempuan yang lahir dari lingkungan pondok pesantren.

Keluarganya, adalah salah satu pendiri Pondok Pesantren Tremas, Pacitan, Jawa Timur.

Ia lalu menikah dengan Soekotjo.

Ayah SBY itu merupakan sosok terpandang di masanya.

Semasa hidup, Soekotjo pernah menjabat sebagai Komandan Rayon Militer.

Kemudian, Soekotjo pensiun dari karir militernya dengan pangkat Letnan Satu.

Detik-detik Pelancong Asal Italia Betti Francesco Dijambret di Kota Medan, Aksi Pelaku di CCTV

Prabowo Subianto: Bantu Jokowi Selesaikan Papua, Semua Elite Politik Lupakan Dulu Perbedaan

ANGGOTA DPR 2019-2024: PDIP 128 Kursi Golkar 85 Kursi Gerindra 78 Kursi Ini Daftar Lengkapnya

Setelah ditinggal sang suami, Siti Habibah tinggal seorang diri.

Pasalnya, putra satu-satunya, SBY, sedang menjalani pendidikan militer di Magelang, Jawa Barat.

Tak lama kemudian, Siti Habibah pindah ke Blitar.

Di Jalan Bali nomor 8, Blitar, ia tinggal bersama adiknya.

Singkat cerita, tahun 2007, Siti Habibah pindah ke Jakarta.

Dikirimi Surat

Selama SBY menjadi presiden, Siti Habibah juga tak luput jadi sorotan.

Bahkan, SBY pernah menuliskan mengenai 'serangan' yang ditujukan kepada keluarganya, termasuk ibundanya.

Ibunda SBY pernah mendapatkan sebuah surat suatu hari.

SETELAH VIRAL VIDEO Mahasiswi Jongkok, Minum Air Diludahi Jadi Cibiran,Muncul Permintaan Maaf Rektor

TNI dan Polri Kerahkan 11 Truk Pulangkan Seribuan Pendemo di Jayapura

Surat itu ditujukan ke ibunda SBY sekitar enam tahun sebelum SBY menulis bukunya itu.

Isi surat tersebut, kata SBY, sungguh tak pantas diterima oleh ibunya yang sudah berusia lanjut.

Bahasa yang digunakan juga kasar.

"Surat itu juga penuh dengan penghinaan dan penistaan, baik kepada saya maupun kepada beliau," tulis SBY dalam bukunya.

Tak hanya itu, surat tersebut ternyata juga disertai sumpah serapah dan doa-doa yang sangat buruk kepada keluarganya.

Bahkan, ibunda SBY sampai sakit berhari-hari.

"Karena begitu terganggunya perasaan beliau, ibunda saya sampai mengalami sakit berhari-hari," terang SBY.

Kini, Siti Habibah telah berpulang untuk selamanya.

WHATSAPP TERKINI: Cara Menyembunyikan Status saat Online, Trik Membaca Whatsapp (WA) Seseorang

Kenalan di Facebook, Pria Beristri 2 Ngaku Polisi Masih Bujangan Cabuli Remaja 17 Tahun

Putra sulung SBY, AHY, sempat mengucapkan duka atas kepergian neneknya.

Innalillahi wainaillaihirajiun. Telah berpulang Eyang kami tercinta, Ibunda Pak SBY, Hj Siti Habibah binti Abdul Kohar, malam hari ini (Jumat, red) pukul 19.23 WIB di Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur,” kata AHY di kolom caption, dikutip TribunJabar.id, Sabtu (31/8/2019).

Lebih lanjut, AHY juga memohon doa segenap masyarakat agar segala dosa almarhumah diampuni.

Dia mendoakan Eyang tercintanya meninggal dalam keadaan baik.

“Selamat jalan Eyang… semoga engkau mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Husnul khatimah insyaallah,” ucap AHY. (*)

Berita ini sudah terbit di Kompas.com dengan judul Presiden Jokowi Melayat Ibunda SBY di Cikeas

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved