Djarot Instruksikan Seluruh Kader PDI Perjuangan Bangun Suasana Menyejukkan di Papua

Ia juga berharap para kader PDIP dapat menyampaikan hal yang sama, membantu Pemerintahan Jokowi dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Djarot Instruksikan Seluruh Kader PDI Perjuangan Bangun Suasana Menyejukkan di Papua
TRIBUN-MEDAN / FATAH BAGINDA GORBY
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Djarot Saiful Hidayat 

Demikian halnya Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, kata Djarot, yang akrab dipanggil 'Mama Mega'. Sosok Putri Bung Karno itu, menurutnya terus berjuang bagi kemajuan Papua di segala bidang.

“Mama Mega”, kata Djarot selalu memberikan dukungan baik dengan doa maupun dukungan politik agar dari bumi Papua benar-benar menjadi Matahari Terbit dan Indikator Kemajuan Indonesia Raya.

"Maka Papua harus dibangun, khususnya SDM nya agar hebatlah kemajuan masyarakatnya," katanya.

Ia juga berharap para kader PDIP dapat menyampaikan hal yang sama, membantu Pemerintahan Jokowi dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Baginya, Indonesia adalah satu, terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari Mianggas hingga ke Rote. Hal tersebut merupakan satu entitas negara kesatuan yang final, merupakan negara berdaulat penuh yang berbangsa satu, bertanah air satu dan menjunjung tinggi bahasa persatuan Indonesia.

"Papua dan seluruh wilayah Indonesia adalah satu kesatuan negara, yakni negara kesatuan Republik Indonesia dengan ideologi Pancasila," tegasnya.

Melalui Ideologi Pancasila tersebut, lanjutnya, Indonesia dibangun dari perasaan senasib sepenanggungan.

"Memiliki tekad yang sama, bahwa Indonesia untuk semua, tanpa membedakan suku, agama, status sosial, jenis kelamin dan lainnya," katanya.

Oleh karenanya, kata Djarot Indonesia menempatkan setiap warga negara sama kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan, dan wajib menjalankannya tanpa kecuali.

Djarot juga mengungkapkan sikap PDIP yang menolak berbagai bentuk politik identitas, perlakukan diskriminasi, rasisme, dan berbagai bentuk intoleransi, radikalisme hingga gerakan separatisme.

Halaman
1234
Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved