Kasat Reskrim Polrestabes Medan Berjanji dan Minta Waktu Tangkap Begal Loper Koran: Mohon Doanya

Hal tersebut disampaikan korban saat ditemui Tribun Medan di tempat ia bekerja, di kantor salah satu media cetak.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Berjanji dan Minta Waktu Tangkap Begal Loper Koran: Mohon Doanya
TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Kasat Reskrim Polrestabes Medan Berjanji dan Minta Waktu Tangkap Begal Loper Koran: Mohon Doanya. Syahrizal menunjukkan bekas luka bacok. 

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Berjanji dan Minta Waktu Tangkap Begal Loper Koran: Mohon Doanya

TRIBUN-MEDAN.com-Kasat Reskrim Polrestabes Medan Berjanji dan Minta Waktu Tangkap Begal Loper Koran: Mohon Doanya.

Syahrizal (43) warga Jalan Bromo Ujung/Swadaya yang diduga menjadi korban keganasan pelaku begal berharap agar petugas kepolisian dapat menangkap pelaku.

Hal tersebut disampaikan korban saat ditemui Tribun Medan di tempat ia bekerja, di kantor salah satu media cetak.

Syahrizal mengatakan kejadian yang dialaminya terjadi di Jalan Listrik kawasan Medan Baru dan mengalami luka bacok di tanggannya, Sabtu (31/8/2019).

Akibat peristiwa nahas tersebut Syahrizal mendapat jahitan di lengannya sebanyak 25 jahitan.

Tangan kanan pria yang bekerja sebagai kepala pemasaran koran ini terlihat masih dalam keadaan bengkak dan diperban.

"Harapan aku cuma biar ditangkap lah pelakunya itu sama polisi. Kalau bisa betul-betul dikasih tindakan tegas biar jera dulu begal-begal ini," ucapnya.

Sebelumnya, Syahrizal menceritakan kejadian yang dialaminya, di mana ia dipepet dua pria berboncengan mengendarai sepedamotor ketika berhenti menerima telpon di di Jalan Palang Merah simpang Jalan Listrik kawasan Medan Baru Polrestabes Medan Sabtu (31/8/2019) lalu.

Baca: GEMPA HARI INI-Gempa Bumi 5 SR Guncang Wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera

Baca: VIRAL Pernikahan Batal setelah Terbongkarnya Penyamaran Calon Pengantin Pria yang Ternyata Wanita

Baca: Remaja Putri 16 Tahun Diperkosa Kekasih dan 5 Teman Pria, Bunuh Diri karena Waswas Video Tersebar

"Awalnya saya berhenti ngangkat telpon, rupanya tiba-tiba didatangi dua orang yang satu badannya kurus dan yang dibonceng badannya gemuk," ujarnya pada Minggu (1/9/2019) sore.

R mendapat perawatan medis di RS Permata Bunda pasca jadi korban begal, Minggi (1/9/2019). 


Area lampiran
R mendapat perawatan medis di RS Permata Bunda pasca jadi korban begal, Minggi (1/9/2019). Area lampiran (TRIBUN MEDAN /IST)
Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved