Kurir Sabu 2 Kg Atiam Divonis 18 Tahun Penjara, Hal Memberatkan Sudah Dua Kali jadi Residivis

Dalam pertimbangan majelis hakim, hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa merusak para generasi muda.

Kurir Sabu 2 Kg Atiam Divonis 18 Tahun Penjara, Hal Memberatkan Sudah Dua Kali jadi Residivis
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Kurir sabu seberat 2 kg Atiam Lumhot Bin Amat akhirnya divonis 18 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar subsider 8 bulan kurungan oleh Majelis Hakim PN Medan, Senin (2/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kurir sabu seberat 2 kg Atiam Lumhot Bin Amat akhirnya 18 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar subsider 8 bulan kurungan oleh Majelis Hakim PN Medan, Senin (2/9/2019).

"Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Atiam Lumhot selama 18 tahun dan denda Rp 5 miliar subsider 8 bulan kurungan," terang Hakim Ketua M Ali Tarigan di Cakra 6.

Dalam pertimbangan majelis hakim, hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa merusak para generasi muda. Selain itu, pria berusia 25 tahun tersebut sudah pernah dihukum dalam kasus penipuan dan narkotika.

"Terdakwa Atiam Lumhot dinyatakan terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,"

Putusan ini hanya berbeda di hukuman subsider denda dengan tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rambo Sinurat. Yaitu pidana penjara selama 18 tahun penjara dengan denda Rp 5 miliar subsider 1 tahun kurungan,"

Seperti diketahui Atiam diperintahkan oleh Narapidana Lapas Kelas IIB Lubukpakam, Dian Ariza untuk menerima sabu sebanyak 2 kg dari terdakwa lainnya Romes.

Selama persidangan, terdakwa tampak gusar dan gelisah, ia hanya bisa tertunduk lemas dihadapan Majelis Hakim.

Bahkan ketika dibawa menuju sel tahanan terdakwa mengaku bahwa tuntutan tersebut terlalu berat untuk dirinya.

"Sebetulnya dari kronologi itu aku cuma ditelefon dan disuruh datang ya aku datang bang. Belum ada sempat kuterima barang itu. Berat kali hukumannya sampai 18 tahun bang," cetusnya.

Bahkan, ia menerangkan belum mendapatkan imbalan yang diimingi sebesar Rp 20 juta dari bos yang memerintahkan dirinya yaitu napi Dian Ariza.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved