News Video

Lihat Rekaman CCTV Perampok Beraksi di Minimarket Laut Dendang, Menodong hingga Menyeret Karyawati

Melalui rekaman CCTV berdurasi 47 detik milik minimarket yang dirampok, terlihat dua orang pelaku sedang melakukan aksinya dengan menodong.

Lihat Rekaman CCTV Perampok Beraksi di Minimarket Laut Dendang, Menodong hingga Menyeret Karyawati
TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID
Foto rekaman cctv saar dua pelaku menodongkan senjata tajam saat melakukan aksi perampokan minimarket di Laut Dendang, Senin (2/9/2019). 

Kedua pelaku kemudian pergi meninggalkan minimarket.

Tak lama setelahnya, sekitar 10 menit kemudian ada pembeli yang datang dan curiga melihat kondisi minimarket yang kosong melompong.

Customer itu lalu masuk dan mendengar ada teriakan dari arah belakang.

Ia lalu memanggil tetangga sekitar dan bersama-sama berusaha menolong korban yang dalam kondisi terkunci.

Pascakejadian itu, Rabiatul warga asal Tanjungmorawa ini mengaku trauma.

Apalagi saat kejadian itu dirinya baru tiga bulan melahirkan.

Sehingga membuat dirinya alami trauma yang cukup parah.

"Karena trauma saya akhirnya mengundurkan diri.

Karena habis kejadian itu, kalau ada datang customer pakai helm saya langsung terkejut dan ketakutan kadang masuk ke bawah kasir.

Sehingga membuat saya tidak nyaman saat bekerja," beber Rabiatul.

Kini dua pelaku perampokan yang terjadi pada empat bulan silam telah diamankan.

Satu pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas terukur hingga akhirnya meninggal dunia.

Sedangkan satu tersangka lain diberi hadiah timah panah dikaki dan satu penadah barang curian juga diamankan.

Kronologis Kejadian

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengintrogasi pelaku perampokan di minimarket saat gelar kasus, di RS Bhayangkara Medan, Senin (2/9/2019). Polrestabes Medan berhasil mengungkap kasus perampokan di minimarket dan berhasil mengamankan tiga pelaku diantaranya seorang ditembak mati.
Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengintrogasi pelaku perampokan di minimarket saat gelar kasus, di RS Bhayangkara Medan, Senin (2/9/2019). Polrestabes Medan berhasil mengungkap kasus perampokan di minimarket dan berhasil mengamankan tiga pelaku diantaranya seorang ditembak mati. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto didampingi Kasatreskrim AKBP Putu Yudha Prawira di RS Bhayangkara Medan, Senin (2/9/2019).

Dalam pengungkapan kasus tersebut tiga orang berhasil diamankan petugas Satreskrim Polrestabes Medan.

Ketiganya yakni Dody, Riki, dan Robert. Dalam aksi tersebut pelaku utama yakni Riki dan Dody.

Sedangkan Robert berperan sebagai memfasilitasi kedua pelaku saat merencanakan perampokan.

Dari ketiga pelaku polisi tindak tegas Riki dan Dody. Riki ditembak mati oleh petugas karena melakukan perlawanan.

Sementara Dody diberi tindakan tegas di kedua kakinya oleh petugas Satreskrim Polrestabes Medan.

Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto mengatakan, pada hari ini melaksanakan press release dengan kasus 365 atau perampokan minimarket yang terjadi di daerah Percutseituan.

Kejadian ini terjadi pada 28 April 2019 pukul 09.45 WIB.

"Kita lihat yang pakai baju biru melakukan penangkapan terhadap karyawan minimarket tersebut pelaku berjumlah dua orang," ujarnya sembari menunjukkan rekaman cctv yang dilakukan pelaku.

Setelah mendapat laporan korban, lanjut Dadang, pihaknya melakukan penyelidikan, penyelidikan dalam kurun waktu empat bulan sehingga pada 30 Agustus 2019, kemarin menemukan titik terang.

"Dari informasi yang kami terima ada tiga pelaku yang teridentifikasi. Yang pertama pelaku atasnama Riki kedua atasnama Robert dan ketiga atas nama Dody. Kita menangkap pelaku yakni Dody, lalu kita tangkap Robert dan yang terakhir Riki. Pada saat pengembangan, sehingga dilakukan penembakan karena membahayakan keselamatan petugas sehingga pelaku meninggal dunia," jelasnya, Senin (2/9/2019).

Dari hasil keterangan ketiga pelaku lanjut Dadang, barang bukti yang berhasil dikumpulkan.

"Barang bukti yang kami amankan yakni helm, baju pelaku saat beraksi dan kendaraannya," jelasnya.

Baca: Kapolrestabes Medan Beber Kronologi Perampokan Minimarket di Laut Dendang hingga Penembakan Pelaku

Baca: Jadi Korban Penjarahan Kelompok Masyarakat, Petani Sawit Mandoge Lapor ke Polres Asahan

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto memberikan keterangan kronologi perampokan di minimarket saat gelar kasus, di RS Bhayangkara Medan, Senin (2/9/2019). Polrestabes Medan berhasil mengungkap kasus perampokan di minimarket dan berhasil mengamankan tiga pelaku diantaranya seorang ditembak mati.
Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto memberikan keterangan kronologi perampokan di minimarket saat gelar kasus, di RS Bhayangkara Medan, Senin (2/9/2019). Polrestabes Medan berhasil mengungkap kasus perampokan di minimarket dan berhasil mengamankan tiga pelaku diantaranya seorang ditembak mati. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Terkait aksi para pelaku, Dadang menjelaskan bahwa sebelum beraksi, keduanya menggambar situasi dan kondisi di dalam swalayan tersebut.

"Setelah direncanakan, gambar situasi bersama di rumah Robert.

Dan mereka berangkat yakni saudara Riki dan Dody.

Mereka mengetahui bahwa penjaga minimarket dua orang wanita," kata orang nomor satu di Mapolrestabes Medan.

Dari catatan pihak kepolisian yang berhasil dihimpun Tribun Medan, Riki merupakan residivis.

Ia tercatat melakukan kejahatan yang sama yakni perampokan minimarket 2014 dan keluar 2016.

Lalu 2016 kembali melakukan kejahatan dengan kasus begal, lalu keluar 2018, dan pada tahun 2019 main lagi merampok minimarket.

(cr23/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved