BNN Langkat Amankan Tiga Bandar Sabu dan Ganja

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Langkat menangkap tiga orang terduga bandar atau pengedar narkotika di Tanjung Pura.

BNN Langkat Amankan Tiga Bandar Sabu dan Ganja
Tribun Medan / Dedy
Tiga tersangka bandar sabu dan ganja diborgol usai ditangkap BNN Langkat. 

TRIBUN-MEDAN.com, STABAT - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Langkat menangkap tiga orang terduga bandar atau pengedar narkotika di Tanjung Pura.

BNN menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja dan sabu-sabu dari ketiganya.

Kepala BNN Langkat AKBP, Ahmad Zaini membenarkan pihaknya telah melakukan pendindakan ketika dikonfirmasi Selasa (3/9/2019). Saat pihaknya terus melakukan pemeriksaan guna pengembangan.

"Ada tiga bandar narkotika kami amankan. Mereka kita tangkap dari kawasan Tanjung Pura," katanya kepada Tribun Medan.

Ketiganya, Ruslan Abdul Gani als Sembir (40) penduduk Dusun I Desa Baja Kuning, bersama dua rekannya yakni, Saiful Ahmat alias Prof (40) penduduk Desa Pematang Cengal Barat, dan Said Al Aswandi alias Iwan (35) penduduk Lingkungan 12 Kelurahan Pekan Tanjung Pura.

Dijelaskannya, penangkapan ini bermula petugas BNN Langkat menyusuri informasi masyarakat. Diketahui ketiganya merupakan bandar narkotika di wilayah Desa Baja Kuning, Kecamatan Tanjung Pura.

"Penangkapan ketiganya berdasarkan informasi dari masyarakat. Tim lakukan penyelidikan dan dari hasil lidik dilanjutkan dengan upaya hukum berupa penangkapan awal terhadap Ruslan Abdul Gani alias Sembir," katanya.

Dari Ruslan Abdul Gani diamankan 20 bungkus kertas putih yg diduga daun ganja kering, dua bungkus besar plastik bening diduga berisi ganja, satu handphone samsung warna putih dan uang kontan sebanyak Rp 40.000.

Setelah Ruslan, pengembangan berhasil menemukan, tersangka Saiful Ahmat alias Prif (40) seorang petani alamat Desa Pematang Cengal Barat Kecamatan Tanjung Pura.

Dari Saiful diamanakan tujuh bungkus plastik klip bening berisi kristal putih diduga sabu, tiga unit timbangan digital, enam bungkus plastik klip kosong, uang kontan sebanyak Rp 110. 000, dua buku catatan warna coklat, dua hanphone android merk Oppo dan Samsung.

Lalu diamankan Said Al Aswandi als Iwan dengan barang bukti empat bungkus plastik klip bening berisi kristal putih yang diduga sabu, tiga bungkus plastik klip bening kosong, timbangan digital dan handphone.

"Mereka mengaku semua barang buktibmilik masing-masing. Ketiga tersangka bandar narkotika ini sudah diamankan guna proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.

(dyk/tribun-medan.com).

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved