Manajemen PSMS Tunggu Surat Pengunduran Diri Gurning, Alasan tak Tahan Ada Campur Tangan Strategi

Sampai saat ini manajemen masih menunggu secara tertulis kalau benar Coach Gurning mengundurkan diri.

Manajemen PSMS Tunggu Surat Pengunduran Diri Gurning, Alasan tak Tahan Ada Campur Tangan Strategi
Tribun Medan/Ilham Fazrir Harahap
Manajer PSMS Mulyadi Simatupang 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Manajer PSMS Medan, Mulyadi Simatupang membenarkan Abdul Rahman Gurning sudah memiliki niat mengundurkan diri dari kursi pelatih tim Ayam Kinantan.

Namun, Mulyadi belum menerima secara resmi terkait pengunduran dirinya. Ia selaku Manajer yang menanggungjawabi tim PSMS menunggu surat resmi jika benar mau mundur.

"Sampai saat ini manajemen masih menunggu secara tertulis kalau benar Coach Gurning mengundurkan diri. Kami juga sudah menyampaikan ke Ketua PSMS Bapak Kodrat Shah terkait pemberitaan yang memuat berita pengunduran diri pelatih Gurning," kata Mulyadi saat diklarifikasi, Selasa (3/9/2019).

Jika memang Gurning tak lagi mau mendampingi PSMS saat menghadapi Perserang Serang, Jumat (6/9/2019) mendatang, Manajemen akan menyerahkan tim kepada Asisten Pelatih, Edy Syahputra.

"Kalau pelatih Gurning memang benar mengundurkan diri, agar dibuat secara tertulis kepada manajemen. Kemudian untuk sementara pertandingan tanggal 6 September di Serang dipimpin oleh Asisten, sekembalinya ke Medan baru kami rapatkan," jelas Mulyadi.

Baca: BREAKING NEWS: Abdul Rahman Gurning Mundur dari Posisi Pelatih PSMS: Tim Saya Serahkan ke Manajer

Baca: Ternyata Hal Ini yang Bikin Pelatih PSMS Medan, Abdul Rahman Gurning, Nekat Mundur

Sebelumnya Pelatih PSMS Medan, Abdul Rahman Gurning mau mengundurkan diri dari jabatannya.

Ia tak mau menukangi tim Ayam Kinantan lagi saat bentrok kontra Perserang Serang, Jumat (6/9/2019) mendatang.

Gurning akan duduk di tribun penonton atau pulang lebih dulu saat PSMS hadapi Perserang.

Ia sudah membulatkan tekadnya untuk mundur dari PSMS setelah kalah telak dari Cilegon United.

Gurning membeberkan niatnya  mengundurkan diri lantaran adanya campur tangan strategi oleh Manajer Tim. Strategi apa yang mau ia terapkan, mendapat pengaruh dari Manajer. Sehingga ia merasa tugasnya sebagai pelatih terkesampingkan.

(lam/tribun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved