PSSD Dairi Kalah Hadapi Persesi Siantar, Wakil Bupati Jimmy Sihombing: Keberuntungan Belum Berpihak

Pertandingan Persesi Siantar vs PSSD Dairi sejak pluit tanda pertandingan terus berjalan sengit.

PSSD Dairi Kalah Hadapi Persesi Siantar, Wakil Bupati Jimmy Sihombing: Keberuntungan Belum Berpihak
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Wakil Bupati Dairi Jimmy Lukita Sihombing saat ditemui usai menonton pertandingan PSSD Dairi Lawan Persesi Siantar di Lapangan Kodim 0207/Simalungun, Selasa (3/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Persesi Siantar berhasil memenangkan laga kontra PSSD Dairi dengan skor 1-0 di Lapangan Kodim 0207/Simalungun pada lanjutan Liga 3 Zona Sumut, Selasa (3/9/2019). Laskar Sangnaualuh merebut kemenangan dengan gol penalti pada babak pertama. Persesi Siantar mendapatkan hadiah penalti setelah seorang pemain terjatuh setelah ditekel pemain PSSD Dairi dari dalam kotak penalti.

Pertandingan Persesi Siantar vs PSSD Dairi sejak pluit tanda pertandingan terus berjalan sengit. Persesi sering kecolongan jika berhadapan skill individu satu lawan satu.

Beberapa kali klub berlambang tanduk kerbau hitam itu menahan dengan susah payah gempuran klub asal daerah dingin itu. Jalan pertandingan berjalan cukup panas. Tampak ada pelanggaran keras hingga Kapten Persesi Yarmias Dacosta diberikan kartu kuning.

Pelatih Persesi Raja Isa terus memberi arahan kepada pemain dari pinggir lapangan. Bahkan, Raja Isa berteriak di tengah hujan yang mengguyur sepanjang jalan pertandingan.

Amatan tribun-medan.com, pertandingan berjalan seimbang 50-50. Pada babak pertama Persesi lebih mendominasi jalannya pertandingan hingga membuahkan gol. PSSD Dairi yang ketinggalan melakukan tekanan pada babak kedua. Pada menit akhir babak kedua, PSSD nyaris menciptakan gol. Sayang, gol terbentur mistar gawang.

Pertandingan semakin memanas ketika seorang pemain PSSD menantang suporter Persesi. Pelatih PSSD sempat marah kepada penonton karena anak asuhnya mendapatkan lemparan botol. Petugas keamanan langsung menenangkan ke dua belah pihak untuk tidak tersulut emosi. Suasana sempat bersitegang sekitar 5 menit.

Pada pertandingan ini, Wakil Bupati Dairi Jimmy Lukita Sihombing tampak terus memberikan semangat kepada pemain. Jimmy yang merupakan wakil bupati termuda di Indonesia atau berusia sekitar 28 tahun mengatakan PSSD belum berhasil memanfaatkan peluang emas yang banyak tercipta.

"Pertandingan tadi kita sudah kasih maksimal. Ada peluang emas tapi tak berhasil kita selesaikan. Keberuntungan mungkin gak berpihak ke kita,"ujarnya.

Jimmy juga mengatakan ada dua klub asal Dairi yang akan bertanding pada Liga 3 Zona Sumut. Selain PSSD Dairi, Victory Dairi FC akan bertanding di Kabupaten Tanah Karo.

"Kita harap PSSD ini bisa lebih baik. Ini kita meniti lagi lah step by step untuk sepakbola di Kabupaten Dairi. Kita dukung dua-duanya. Mereka sama-sama bawa kabupaten Dairi,"ujarnya seraya mengatakan akan menonton Victory bertanding pada hari Kamis.

Saat disinggung tentang suasana pertandingan, Jimmy menilai perseteruan tadi hal yang biasa. Sebagai penggemae sepak bola, Jimmy mengaku sudah niasa melihat intrik-intrik dalam pertandingan.

"Baguslah kondusif. Kalau pun tadi sempat bersitegang biasa itu bumbu-bumbu sepak bola. Intrik-intrik sepakbola itu sudah biasa,"pungkasnya.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved