Djarot Saiful Hidayat Sambut Salam Dewi Budiati: Harus Tegakkan Hukum Jujur dan Adil

Saya sangat kecewa dan prihatin karena sangat berbahaya bagi kehidupan demokrasi ke depannya.

Djarot Saiful Hidayat Sambut Salam Dewi Budiati: Harus Tegakkan Hukum Jujur dan Adil
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Mantan Cagub Sumut 2018-2023 Djarot Saiful Hidayat hadir dalam persidangan Kasus UU ITE status Hoaks dengan terdakwa Dewi Budiati (54) di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (4/9/2019). 

Saat ditanya Hakim mengenai adanya usaha perdamaian antara dirinya dengan terdakwa. Djarot menegaskan dirinya sudah memaafkan terdakwa.

"Ada saya mendapatkan informasi (perdamaian) dari penasihat hukum tapi belum sempat ketemu. Saya mengingkan damai, itu pasti karena kita sesama anak bangsa harus saling memaafkan. Tapi karena ini sudah berjalan secara hukum, ya tetap dijalankan. Karena tindakan seperti ini tidak benar," pungkasnya.

Sesuai sidang, ada pemandangan cukup menarik karena Djarot dan terdakwa bersamalaman dan mensepakati untuk menyelesaikan hukum harus ditegakkan.

"Terimakasih Pak, Kita harus tegakkan hukum, jujur dan adil," cetus Dewi sambil menyalam Djarot.

Langsung hal tersebut disambut Djarot dengan mengatakan Jurdil.

"Sama-sama, benar ya Jujur dan Adil, jurdil ya," sambil membalas salam terdakwa dengan senyuman.

Djarot yang mengenakan kemeja putih ini tampak tersenyum lebar saat bersalaman dengan terdakwa. Sedangkan terdakwa yang mengenakan baju dengan balutan warna emas dengan jilbab warna emas tampak tenang saat menyalami Djarot.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum Rita, disebutkan bahwa terdakwa pada tanggal 6 Juni 2018 sekitar pukul 19.35 WIB dimana akun facebook atas nama Legros Aliyah melakukan postingan dengan tulisan/kalimat berupa

"Djarot tertangkap tangan tengah menyuap Kades2 di Asahan, tepatnya di acara rapat ketua ketua Abdesi simpang kawat Asahan. Saat ini tim investigasi tengah mengumpulkan bukti bukti untuk diteruskan keranah hukum. Djarot sempat dilarikan ke kantor polisi dan bawaslu namun dilepas, beberapa bukti termasuk keterangan warga yang sudah sebagian didapat. Termasuk sobekan kertas pengikat uang berjumlah Rp 10 Juta rupiah beberapa lembar yang tercecee dilantai pertemuan mohon doa agar kasus ini terbuka lebar kemata publik guna menyelamatkan Sumut dari tangan tangan kotor yang dengan hasrat politik yang membabi buta”.

Disertai dengan memposting foto saksi Drs H Djarot Saiful Hidayat MS yang dibubuhi kalimat “Djarot tertangkap tangan tengah menyuap Kades di Asahan.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved