WIRANTO Blakblakan Sebut Adanya Penumpang Gelap dalam Kerusuhan Papua, Siapa yang Dimaksud?

WIRANTO Blakblakan Sebut Adanya Penumpang Gelap dalam Kerusuhan Papua, Siapa yang Dimaksud?

WIRANTO Blakblakan Sebut Adanya Penumpang Gelap dalam Kerusuhan Papua, Siapa yang Dimaksud?
KONTRIBUTOR KOMPAS TV/ BUDY SETIAWAN
Massa Ngamuk Rusak Mobil Dandim 1701 Jayapura, Polisi Jadi Sasaran. Foto ilustrasi saat Warga saat lakukan blokade jalan di Manokwari. (Mantan Panglima ABRI itu lalu menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo juga tidak ingin ada tindakan represif dari aparat dalam menangani Papua dan Papua Barat. ) 

WIRANTO Blakblakan Sebut Adanya Penumpang Gelap dalam Kerusuhan Papua, Siapa yang Dimaksud?

Mantan Panglima ABRI itu lalu menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo juga tidak ingin ada tindakan represif dari aparat dalam menangani Papua dan Papua Barat. 

TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto angkat suara soal rusuh yang terjadi di Papua.

Hal itu dikatakan Wiranto saat berbincang dengan pembawa acara Indonesia Lawyers Club Karni Ilyas, Selasa (3/9/2019) malam.

Dikutip TribunWow.com dari tayangan siaran langsung tvOneNews, mulanya Karni bertanya soal adanya 'penumpang gelap' dalam kasus Papua.

 

Wiranto menjawab bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pengamatan adanya penumpang gelap.

Hal ini diyakinkan dengan adanya kasus yang sebenarnya bisa terselesaikan namun justru melebar.

"Jadi gini ya kita sudah melakukan pengamatan secara saksama. Kejadian ini tidak serta merta begitu saja meledak," ujar Wiranto.

"Ada pihak-pihak lain yang memang kemudian men-skenariokan agar peristiwa yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan cara damai, musyawarah, kan bermula kan dari satu hinaan, kemudian perobekan bendera yang sementara masih dalam pengusutan."

"Itu kan sebenarnya bisa diselesaikan secara arief tanpa kemudian harus melebar ke sana ke mari, tapi kan kenyataannya tidak seperti itu Bung Karni."

Halaman
12
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved