Dilaporkan Karena Kasus Pengelapan dan Penipuan, Benny Nyesal Pernah Jabat Dirut PD Pasar Horas

Kata Benny, investor mengalami kerugian karena sudah merancang pembangunan dengan membayar tenaga teknik dan arsitektur.

Dilaporkan Karena Kasus Pengelapan dan Penipuan, Benny Nyesal Pernah Jabat Dirut PD Pasar Horas
Tribun Medan/Dedy Kurniawan
Mantan Penjabat Dirut PD Pasar Horas Jaya Benny Sihotang berkemja kotak-kotak kecil di warung Rembo Jalan Cipto Pematangsiantar. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Mantan Dirut PD Pasar Horas Jaya Benny Sihotang dilaporkan dugaan penipuan dan penggelapan rencana pembangunan kios balerong di Pasar Horas Kota Pematangsiantar.

Benny Sihotang dilaporkan investor Rusdi Taslim pada Februari 2019.

Benny juga sudah menjalani pemeriksaan pada Mei 2019. Teranyar, penyidik Polda segera memeriksa Walikota Hefriansyah dan Sekda Budi Utari Siregar.

Benny Sihotang yang menjadi Dirut PD Pasar pada tahun 2018 ini meminta penyidik untuk jangan hanya mengarah perkara padanya.

Benny mengungkapkan laporan yang diajukan Rusdi Taslim terkait pembatalan pembangunan kios balerong di Pasar Horas.

Pemko Siantar dalam hal ini PD Pasar Horas Jaya telah meneken kontrak kerja sama.

Namun, rencana itu batal karena Pemko Siantar tidak menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Pembatalan itu karena kontroversi terjadi di tengah-tengah masyarakat.

"Dimana saya tipu dia (Rusdi Taslim). IMB-nya yang gak keluar.

Saya minta Wali Kota dan Sekda diperiksa. kenapa? harus dikasih tahu IMB itu kenapa gak keluar. Sudah kita mohonkan saat saya diperiksa," ujarnya via seluler, Kamis (5/9/2019).

Halaman
123
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved