Dilaporkan Karena Kasus Pengelapan dan Penipuan, Benny Nyesal Pernah Jabat Dirut PD Pasar Horas

Kata Benny, investor mengalami kerugian karena sudah merancang pembangunan dengan membayar tenaga teknik dan arsitektur.

Dilaporkan Karena Kasus Pengelapan dan Penipuan, Benny Nyesal Pernah Jabat Dirut PD Pasar Horas
Tribun Medan/Dedy Kurniawan
Mantan Penjabat Dirut PD Pasar Horas Jaya Benny Sihotang berkemja kotak-kotak kecil di warung Rembo Jalan Cipto Pematangsiantar. 

Menurut Benny, seluruh persyaratan dalam mengurus IMB sudah dipenuhi.

Ia berharap penyidik fokus kenapa IMB tak diterbitkan. Benny juga meminta perlindungan hukum dalam perkara ini.

"Saya mau tahu saja di Siantar itu ngurus IMB apa saja.

Apa syarat yang belum kami penuhi.

Tapi tak keluar-keluar.

Sehingga investor ini mengadukan saya," ujarnya.

Benny yang memang berpengalaman mengurusi pasar mengaku menyesal menjabat Dirut PD Pasar Horas Jaya Kota Pematangsiantar.

Ia menyayangkan sikap masyarakat Siantar yang menolak pembangunan.

"Mau membangun saya diributi. Terus terang nyesal kali aku datang ke Siantar.

Bodoh kali aku dari Dirut 56 pasar jadi dua pasar.

Hanya karena kampung orang tua saja, datanglah aku ke situ,"katanya.

Mantan Dirut Pasar Kota Medan ini siap menghadapi laporan di Polda Sumut.

Ia merasa tidak ada membuat kesalahan dalam perkara ini.

(tmy/tribun-medan.com).

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved