Kepala Ismed Dibacok Anak Buah saat Makan Rambutan, Polisi Masih Buru Pelaku

Warga setempat heboh aksi yang diduga dilakukan RN yang nekat membacoki bosnya, Ismed (59) di tempat kerjanya.

Kepala Ismed Dibacok Anak Buah saat Makan Rambutan, Polisi Masih Buru Pelaku
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Ismed, korban pembacokan harus dijahit delapan jahitan pada bagian kepalanya, di RS Bangkatan. 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Pelaku pembacokan warga di sekitaran kilang kayu, Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Tanah Seribu, Binjai Selatan, Binjai, masih berkeliaran bebas.

Warga setempat heboh aksi yang diduga dilakukan RN yang nekat membacoki bosnya, Ismed (59) di tempat kerjanya.

Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting, membenarkan adanya peristiwa ini. Sejauh ini, Polres Binjai sudah menerima laporan korban dan melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi untuk menangkap pelaku RN.

"Kami sudah mengantongi identitas terduga pelakunya. Saat ini, masih diburu dan dalam pengejaran Satreskrim Polres Binjai," jelasnya, Kamis (5/9/2019)

Akibatnya pembacokan, Ismed warga Jalan Orde Baru Km 12,5, Sunggal, Deliserdang itu terpaksa dilarikan ke RS Bangkatan, dan mendapat delapan jahitan di kepala yang bocor. Beruntung korban masih selamat.

Selama empat hari tangan kiri korban yang merupakan mertua dari Anggota DPRD Terpilih Benny Aulia Sanjaya juga nyaris putus.

Informasi dihimpun, kejadian tersebut bermula dari korban yang tengah bekerja di kilang kayunya.

Pelaku RN datang menuju ke arah korban dan langsung membacokinya. Menurut saksi mata, Wiwin, terduga pelaku datang ke kilang kayu mengendarai sepedo motor sudah membawa parang.

"Datang naik motor sudah bawa parang. Enggak ada bilang apa-apa, langsung dibacoki bapak," kata dia di Mapolres Binjai.

Saksi tahu karena berpapasan dengan terduga pelaku. Bahkan, menurut Wiwin terduga pelaku sempat ditanya kenapa tidak masuk kerja.

"Kami sempat papasan sebelum kejadian. Sempat kutanya kenapa gak kerja. Tapi enggak dijawabnya. Dia langsung menyerang bapak," tambah saksi.

Terduga pelaku menyerang korban saat santai, sedang makan rambutan di ruang kerjanya. Saat diserang dengan parang, korban sempat menangkis dan menghalau parang yang diayunkan oleh terduga pelaku,hingga tangan korban mengalami luka berat.

Usai menyerang pelaku RN langsung kabur. Dalam keadaan terluka parah korban dilarikan ke RSU Bangkatan Binjai. Setelah mendapatkan perawatan, korban bersama keluarganya langsung mendatangi Mapolres Binjai untuk membuat laporan pengaduan.

(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved