PSDS Deliserdang Kandaskan Medan Utama Dengan Permainan Keras

Walaupun menang namun pelatih Kepala PSDS, Dosman Sagala mengaku kecewa dengan permainan anak asuhnya ini.

PSDS Deliserdang Kandaskan Medan Utama Dengan Permainan Keras
Tribun Medan/Indra
Para pemain PSDS dan Medan Utama FC ketika hendak memasuki lapangan stadion Baharoeddin Siregar di Lubukpakam Kamis, (5/9/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Tim kesebelasan PSDS berhasil melewati zona aman sementara pada kompetisi Liga 3 Indonesia Zona Sumut.

Pada pertandingan lanjutan babak penyisihan, Traktor Kuning berhasil menaklukkan Medan Utama FC dengan skor 2-0 di stadion Baharoeddin Siregar Kamis, (5/9/2019).

Kemenangan ini mengantarkan PSDS diperingkat kedua grup A karena mengumpulkan 6 poin dalam tiga kali pertandingan. Sementara untuk posisi pertama ditempati oleh Polres Deliserdang FC dengan 7 poin.

Walaupun menang namun pelatih Kepala PSDS, Dosman Sagala mengaku kecewa dengan permainan anak asuhnya ini.

Menurutnya banyak finishing yang gagal dilakukan oleh para pemain. Ia mengaku hal ini bisa terjadi lantaran anak asuhnya itu sangat terbebani.

" Kecewa kali saya hari ini sama permainan mereka. Mungkin ini karena anak-anak merasa terbebani karena memang kondisinya kita harus menang. Kalau enggak menang ya tergelincir lah kita,"ujar Dosman Sagala.

Kekecewaan paling ia rasakan pada saat menit ke 41. Hadiah finalti yang diberikan wasit Edy Syahputra karena adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Medan Utama di area kotak finalti tidak bisa dieksekusi dengan baik. Saat itu yang gagal mengesekusinya adalah Bima Lesmana.

" Yang mengambil tendangan finalti itu seharusnya Irsan. Tapi itukan enggak berani ngambilnya. Disuruh Fardan pun mengambil enggak juga berani terakhir diambil sama Bima gagal. Inilah penyebab kalau bermain bola itu tidak lepas merasa terbebani kali,"kata Dosman.

Dua gol yang tercipta pada pertandingan ini masing-masing diciptakan oleh Purnomo dimenit ke 11 dan M Hambal dimenit ke 84. Pada pertandingan ini kedua tim masing-masing bermain cukup keras.

Wasit pun sempat beberapa kali memberikan kartu kuning kepada pemain. Karena tersulut emosi kedua tim pun berulang kali hampir bertengkar di tengah lapangan.

Sementara itu pelatih Medan Utama FC, Edi Junaidi mengaku sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit. Karena dianggap kurang bijaksana dalam memimpin pertandingan membuat mental pemainnya drop.

" Kalau kalah dalam pertandingan itu kan biasa. Tapi hari ini kita itu kecewanya sama kepemimpinan wasit. Itu yang membuat anak-anak ini drop,"kata Edi.

PSDS Deliserdang sudah dua kali menang dan satu kali kalah. Menang untuk pertama kali ketika berhadapan dengan Medan Soccer 7-0 dan ketika berhadapan dengan Polres Deliserdang FC mengalami kekalahan 1-2.

PSDS akan kembali bertanding pada Sabtu, (7/9/2019) dan akan berhadapan dengan PS PS. Harjuna Putra.

(dra/tribun-medan.com).

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved