348 Warga Sumut Positif Terjangkit Virus Demam Berdarah

Berikut Keterangan Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit mengenai bahaya bila terlambat membawa pasien DBD, menyebabkan kematian.

348 Warga Sumut Positif Terjangkit Virus Demam Berdarah
KOMPAS/RADITYA HELABUMI
Ilustrasi sakit DBD 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Selama tahun 2019 sebanyak 348 orang di Sumatera Utara positif terkena Demam Berdarah (DBD). Berdasarkan data yang diperoleh Tribun Medan dari Dinas Kesehatan Sumut, hingga sampai dengan saat ini belum ada korban meninggal dunia, Jumat (6/9/2019).

Berikut Keterangan Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit mengenai bahaya bila terlambat membawa pasien DBD, menyebabkan kematian.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Alwi Mujahit menyebut penyakit Demam Berdarah atau DBD akan mematikan jika terlambat mendapatkan penanganan.

Menurutnya, apabila lambat dideteksi kemungkinan pasien akan mengalami demam berat.

Jika mengalami demam tinggi selama satu hari, ia menyarankan untuk langsung membawa ke rumah sakit. Sebab, jika dibiarkan lewat satu hari akan berbahaya terhadap pasien.

"DBD sebetulnya berbahaya kalau terlambat cepat dideteksi itu aman. Bahaya kalau terlambat membawa dari rumah untuk dirawat ke rumah sakit," ucap Alwi Mujahit kepada Tribun Medan melalui sambungan telepon genggam.

Alwi Mujahit mengatakan, DBD disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Jika sudah tergigit oleh nyamuk itu, maka virus akan langsung masuk ke dalam tubuh.

"Demam berdarah disebabkan oleh virus Dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Virus tersebut akan masuk ke aliran darah manusia melalui gigitan nyamuk. Biasanya, jenis nyamuk ini menggigit di pagi hari sampai sore menjelang petang," ujarnya.

Penularan virus Dengue terjadi bila seseorang yang terinfeksi digigit oleh nyamuk perantara.

Virus dari orang yang terinfeksi akan dibawa oleh nyamuk, dan menginfeksi orang lain yang digigit nyamuk tersebut. Virus Dengue hanya menular melalui nyamuk, dan tidak dari orang ke orang.

"Ditularkan melalui gigitan satu nyamuk ke manusia," ujarnya.

Data Dinas Kesehatan Sumut Pengidap DBD Sampai Dengan Juli 2019

1 Medan 44 orang penderita
2 Pematang Siantar 0
3 Binjai 14 orang penderita
4 Tanjung Balai 0
5 Tebing Tinggi 29
6 Sibolga 0
7 Padang Sidempuan 0
8 Deli Serdang 0
9 Langkat 0
10 Karo 48
11 Simalungun 42
12 Asahan 49
13 Labuhan Batu 0
14 Tapanuli Utara 3
15 Tapanuli Tengah 6
16 Tapanuli Selatan 0
17 Nias 0
18 Dairi 0
19 Toba Samosir 7
20 Mandailing Natal 0
21 Nias Selatan 0
22 Pak-Pak Bharat 1
23 Humbahas 0
24 Samosir 10
25 Serdang Bedagai 41
26 Batubara 22
27 Padang Lawas 0
28 Padang Lawas Utara 0
29 Labuhan Batu Selatan 0
30 Labuhan Batu Utara 12
31 Nias Utara 0
32 Nias Barat 0
33 Gunungsitoli 20
Jumlah 348 orang

(cr19/Tribun-Medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved