Oknum PNS Terlibat Penganiayaan Berujung Kematian di Unimed Berdamai, Ini Kata Kasatreskrim

Putu mengatakan berkas oknum PNS dimaksud sudah tahap 2, dan itu sudah urusan pihak Jaksa.

Oknum PNS Terlibat Penganiayaan Berujung Kematian di Unimed Berdamai, Ini Kata Kasatreskrim
Tribun Medan
Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira memaparkan kasus pengeroyokan Joni dan Stefan hingga tewas, Sabtu (23/2/2019) 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- penganiayaan berujung kematian yang terjadi di Universitas Negeri Medan (Unimed) pada Februari 2019 lalu hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh petugas.

Dua korban tewas usai dipukuli oleh pihak keamanan kampus dengan tudingan mencuri helm, Joni Pernando Silalahi (30) warga Jalan Tangkul I Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung dan Steven Sihombing (21) warga Jalan Perjuangan Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, pada Selasa (19/2/2019) lalu.

Dari peristiwa tersebut, Tim Pegasus Polrestabes Medan berhasil mengamankan oknum satpam Unimed masing-masing berinisial MAP (22) warga Jalan Sutomo Ujung Gang Yahya Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur.

BP (18) warga Pasar IX Tembung Gang Mawar V, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.

MAK (21) warga Pasar II Barat Gang Berani Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan

FZ (26) warga Jalan Pancing I, Lingkungan V, Mabar Ilir.

Meski berhasil mengamankan empat orang, petugas satreskrim Polrestabes Medan juga masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya.

Sat Reskrim menerbitkan SP2HP dengan Nomor: B/2317/IV/Tes.1.6./Reskrim itu di antaranya sehubungan dengan rujukan tersebut, penyidik telah mengeluarkan DPO terhadap 7 tersangka di antaranya MRP, WMN, SS, DS, O, La dan oknum PNS Marga Sianturi.

Oknum PNS, Marga S yang sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Sat Reskrim Polrestabes Medan karena terlibat melakukan penganiayaan terhadap dua korban yakni Joni Pernando Silalahi (30) dan Steven Sihombing (21) pada Februari 2019 lalu di kampus Unimed, diduga sudah berdamai dengan keluarga korban.

Terpisah, ibu kandung almarhum Joni Pernando Silalai, Romanti br Limbong (55) yang dikonfirmasi lewat WhatsApp membenarkan jika pihaknya sudah berdamai dengan oknum PNS tersebut.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved