Wali Kota Hefriansyah Noor Diperiksa Polda Sumut Terkait Kasus Pasar Horas

Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor diperiksa penyidik Subdit II Harta Benda Bangunan dan Tanah (Harda Bangtah).

Wali Kota Hefriansyah Noor Diperiksa Polda Sumut Terkait Kasus Pasar Horas
Facebook
Hefriansyah, Wali Kota Pematangsiantar tertangkap kamera saat di Masjid Polda Sumut. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor diperiksa penyidik Subdit II Harta Benda Bangunan dan Tanah (Harda Bangtah).

Ia diperiksa selama dua jam sebagai saksi atas perkara dugaan penipuan dan penggelapan.

"Iya, yang Wali Kota Siantar Hefrianysah Noor sudah diambil keterangannya, sebagai saksi dugaan penipuan dan penggelapan atas nama pelapor Rusdi Taslim,"kata Kasbudit II Ditkrimum Polda Sumut, AKBP Edison Sitepu, Jumat (6/9/2019).

Ia menyatakan kasus yang menyeret nama Wali Kota Siantar sebagai saksi ini diduga dilakukan oleh Benny Harianto Sihotang SE, masalah proyek pada tahun 2018.

Kasus yang sudah berjalan satu tahun lebih ini akan dipelajari oleh Subdit II Harda Bangtah.

Baca: Dilaporkan Karena Kasus Pengelapan dan Penipuan, Benny Nyesal Pernah Jabat Dirut PD Pasar Horas

Baca: Wali Kota Hefriansyah dan Sekda Akan Diperiksa Polda Sumut, Kasus Penipuan Pembangunan Pasar Horas

"Kita memanggil Wali Kota Siantar sebagai saksi untuk mengetahui bagaimana aturan yang telah disepakati kedua pihak. Kasus ini baru kita tangani, limpahan dari Subdit IV Renakta Ditreskrimum,"ujarnya.

Mengenai apakah ada kendala dalam menangani kasus ini sehingga sudah berjalan setahun, pria dengan melati dua dipundaknya ini mengaku tidak ada kendala.

"Hanya saja, kita pelajari dulu kasusnya. Karena kita baru pegang kasus ini. Ini merupakan kasus proyek yang sebelumnya ditangani sama pihak subdit lain,"terangnya.

Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor saat ditemui di Polda Sumut, dalam pemeriksaan kedua terhadap dirinya soal kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pematangsiantar.
Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor saat ditemui di Polda Sumut, dalam pemeriksaan kedua terhadap dirinya soal kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pematangsiantar. (TRIBUN MEDAN /M Andimaz Kahfi)

Seperti diketahui, Wali Kota Siantar Hefriansyah bersama dengan Sekretaris Daerah Budi Utari Siregar akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan pembangunan Pasar Horas.

Orang nomor satu dan dua itu akan dimintai keterangan pada Jumat (6/9/2019) sekitar pukul 09.30 WIB.

Demikian disampaikan Dirkrimum Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian, Kamis (5/9/2019).

"Iya ada, dijadwalkan besok untuk pemeriksaan Wali Kota dan Sekda Siantar"katanya.

Andi mengaku, pemeriksaan Wali Kota dan Sekda untuk melengkapi laporan seorang investor bernama Rusdi Taslim. Rusdi Tazlim melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan yang diduga dilakukan mantan Dirut PD Pasar Horas Jaya Pematangsiantar Benny Sihotang.

"Iya, terkait pembangunan Pasar Horas,"tambahnya.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved