Gugatan Ditolak, Pemilik Pondok Mansyur Ajukan Banding, Sebut Putusan Hakim Keliru

Gugatan ini diajukan terkait pengrusakan bangunan Food Court Pondok Mansyur yang diilakukan Satpol PP Kota Medan.

Gugatan Ditolak, Pemilik Pondok Mansyur Ajukan Banding, Sebut Putusan Hakim Keliru
Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk
Majelis Hakim Pengadilan Negeri (Medan yang dipimpin Hakim Erintuah Damanik melakukan persidangan lapangan di Food Court Pondok Mansyur, Jumat (19/7/2019) lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kalah di Pengadilan tingkat pertama, Pemilik Food Court Pondok Mansyur, Kalam Liano, mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT).

Hal ini dilakukan usai majelis hakim Pengadilan Negeri Medan yang memutuskan tidak dapat menerima gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan terhadap tergugat Kepala Satpol PP Kota Medan.

Gugatan ini diajukan terkait pengrusakan bangunan Food Court Pondok Mansyur yang diilakukan Satpol PP Kota Medan, karena dianggap tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

Menanggapi putusan tersebut, Kuasa Hukum Pondok Mansyur, Parlindungan Nadeak mengatakan, pihaknya tidak sependapat dan sangat keberatan dengan putusan PN Medan yang menyatakan gugatan penggugat adalah prematur.

Sehingga gugatan dinyatakan tidak dapat diterima dengan pertimbangan hukum belum ada putusan hukum berkekuatan hukum dari PTUN Medan.

"Dengan kata lain, PN Medan menyatakan gugatan penggugat belum dapat dikabulkan, karena belum ada putusan PTUN yang berkekuatan hukum tetap," terangnya kepada Tribun, (9/9/2019) di Medan.

Parlindungan menegaskan pihaknya mengajukan gugatan perkara agar hakim memberikan pertimbangan tentang benar tidaknya peristiwa atau fakta yang diajukan dan kemudian memberikan atau menentukan hukumnya.

"Dalam perkara ini, penggugat telah menyampaikan peristiwa atau fakta hukum, yaitu tergugat telah melakukan pembongkaran dan pengrusakan, di mana tindakan tersebut bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku. Tergugat sendiri telah mengakui adanya tindakan tersebut," jelasnya.

Baginy, Majelis hakim PN Medan dinilai telah keliru menghubungkan gugatan perbuatan hukum yang diajukan oleh pemilik Food Court Pondok Mansyur dengan putusan PTUN Medan No 130/G/2018/PTUN MDN.

Hal ini disebabkan gugatan di PTUN merupakan gugatan Tata Usaha Negara (TUN). Sedangkan gugatan yang diajukan di PN Medan adalah perbuatan melawan hukum.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved