Kejari Binjai Selidiki Dugaan Korupsi Rp 7 M Dilakukan Oknum Pegawai BRI

Modusnya pelaku melakukan overbooking dari titipan persekot hutang intern BRI ke Rekening pribadi miliknya berkali-kali sesuai limit kewenangannya

Kejari Binjai Selidiki Dugaan Korupsi Rp 7 M Dilakukan Oknum Pegawai BRI
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Kajari Binjai Victor Antonius Saragih Sidabutar. 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Oknum pegawai Bank Republik Indonesia (BRI) diduga terlibat tindak pidana korupsi yang diselidiki tim Kejaksaan Negeri Binjai. Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Binjai sedang menyelidiki, mengumpulkan bahan dan keterangan terkait dugaan korupsi yang ditaksir mencapai Rp 7 Miliar.

"Ya benar. Saat ini kita memang telah melakukan penyelidikan atas adanya dugaan tindak pidana korupsi di BRI Kota Binjai," kata Kajari Binjai, Victor Antonius Saragih Sidabutar, Senin (9/9/2019).

Informasi dihimpun, telah terjadi korupsi total hampir Rp 7 Milyar di BRI Kantor Cabang Binjai Sumatera Utara Kanwil Medan yang dilakukan oleh Kepala BRI berinisial AIM. Korupsi diduga terjadi di dua unit kerja tempat AIM pernah menjabat, yaitu BRI Unit Kwala Begumit dan BRI Unit Sudirman (saat ini).

Modusnya pelaku melakukan overbooking dari titipan persekot hutang intern BRI ke Rekening pribadi miliknya berkali-kali sesuai limit kewenangannya (sekitar 500 juta sekali transaksi), dan melakukan pencairan kredit fiktif jenis Cascolaterall (kredit dengan jaminan Deposito) sebesar kurang lebih 3 Milyar melalui rekening nasabah PLN dan nasabah Deposito.

Kasus ini sedang dicoba ditutupi oleh internal BRI (Pemimpin Cabang Binjai yang kemungkinan kuat terlibat dalam menyukseskan kredit fiktif tersebut, tandatangan-aproval tidak sesusai sisdur SOP BRI) agar tidak diketahui pihak luar. Dan Kepala Unit yang diduga terlibat menggunakan uang tersebut untuk trading emas online.

Kasus ini belum dapat diselesaikan hingga saat ini dan merugikan negara ditaksir hampir 7 Milyar. Banyak pihak terlibat dan berusaha dikaburkan jejaknya.

Terkait informasi ini, Kajari masih enggan lebih rinci menjelaskan sejauh mana proses penyelidikan yang telah dilakukan. Mantan Kejari Kualatungkal ini beralasan masih tahap penyelidikan.

"Kita belum bisa publikasikan terlalu rinci sejauh mana langkah yang kita lakukan. Yang jelas kita memang sudah melakukan penyelidikan atas kasus itu," ungkapnya.

(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved