Musperin dan Pojok Baca Kolaborasi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Pada acara softlauching komunitas, yang digelar di Musperin Minggu (8/9/2019), turut hadir Wakil Walikota Medan, Ir Akhyar Nasution

Musperin dan Pojok Baca Kolaborasi Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Tribun-Medan.com/ Silfa Humairah
Siswa Yayasan Haji Hasballah Yunus sedang membaca di Pojok Baca, Rabu (4/1/2016). (Tribun-Medan.com/ Silfa Humairah) 

TRIBUN-MEDAN.com - Setelah beberapa tahun berdomisili di Bandung, saat kembali ke Medan Cindy merasakan perbedaan yang sigifikan, terutama pada kebiasaan anak muda Medan dan Bandung.

Ia mengatakan selama berkuliah di Bandung Ia menemui banyak tempat atau kafe-kafe yang memang menyediakan buku, sehingga sebagian besar mahasiswa atau pelajar yang menghabiskan waktu ke kafe sekalian membaca buku, bukan hanya itu ragam kegiatan hingga komunitas literasi juga sangat banyak ditemui.

Berawal dari keresahan tersebut, Ia dan beberapa rekan lainnya, berinisiatif membentuk komunitas Pojok Baca sebagai wadah untuk belajar dan mencintai dunia literasi.

"Tadinya aku pengen buat studio kafe atau perpusatakaan kafe, tapi rasanya terlalu cepat, jadi aku mulai dengan perlahan-lahan, dengan cara menarik peminatnya, salah satunya ya dengan membuat komunitas berbasis literasi," katanya, Senin (9/9/2019).

Ia mengatakan komunitas ini nantinya akan mengajak anak muda untuk berlokakarya di waktu luang, agar lebih bermanfaat. Ia dan rekan lainnya kemudian memilih museum perkebunan Imdonesia (Musperin) sebagai basecamp, alasannya guna menarik minat masyarakat untuk berkunjung.

"Jarang ada orang tau ada museum perkebunan disini, aku saja setahun lalu baru tau, yaudah pas ngobrol dengan pihak museum, mereka menyambut baik, sehingga kedepannya kami akan mengadakan berbagai program untuk menarik minat masyarakat ke museum," katanya.

Pada acara softlauching komunitas, yang digelar di Musperin Minggu (8/9/2019), turut hadir Wakil Walikota Medan, Ir Akhyar Nasution. Akhyar menilai dibentuknya komunitas literasi saat ini sangatlah penting, guna menarik minat generasi muda agar melek literasi.

"Saya sangat mendukung terbentuknya komunitas Pojok Baca ini, pemahaman literasi itu penting, terutama bagi anak muda, saya berharap kedepannya kita dapat terus bersinergi terutama keterlibatan dalam kegiatan-kegiatan literasi yang akan diadakan pemko medan," katanya

Cindy menambahkan bahwa Ia lebih suka apabila Pojok Baca dilihat sebagai ruang pablik, dimana setiap orang dapat masuk tanpa harus menjadi anggota dan tanpa mempertimbangkan umur, status dan lainnya.

"Tidak harus menjadi member baru bisa ikutan, target kegiatan kita setiap bulannya, per dua bulan kita akan mengadakan even di museum ini, seperti bedah buku, diskusi buku dan lainnya," katanya.

Selain itu, Pojok Kreatif setiap minggunya akan membuat program talent kreatif dan diikuti oleh para seniman, musisi dan lainnya yang dapat menghasilkan sebuah karya, dan mengedukasinya ke publik.

(cr21/tribun-medan.com)

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved