Santri M Rozian Tewas Ditikam Pria Bertato di Cirebon, Pengakuan Pelaku Buat Beli Narkoba

seorang santri ditusuk hingga tewas lantaran tidak ingin menyerahkan sebuah handphone dan mengikuti kata-katanya.

Santri M Rozian Tewas Ditikam Pria Bertato di Cirebon, Pengakuan Pelaku Buat Beli Narkoba
facebook
Polres Cirebon Kota meringkus dua tersangka pembunuh santri M Rozian, yakni YADI SUPRIYADI als Acil (19) dan RIZKI MULYONO als Nono (18). 

TRIBUN-MEDAN.com - Baru satu bulan bebas dari penjara, residivis kembali berulah.

Bahkan, seorang santri ditusuk hingga tewas lantaran tidak ingin menyerahkan sebuah handphone dan mengikuti kata-katanya.

Santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Cirebon, Mohammad Rozian (17) menjadi korban aksi residivis berinisial YS.

Dikutip dari saluran YouTube Bribin TV, Minggu (8/9/2019) kemarin, ‎Wakapolres Cirebon Kota, Kompol Marwan Fajrin, pelaku menusuk korban karena faktor ekonomi.

Mirisnya, barang hasil pemerasan dan penodongan dijual dan uangnya untuk membeli obat-obatan terlarang.

Bahkan saat penusukan, pelaku sedang mengonsumsi obat-obatan terlarang.

Kompol Marwan Fajrin mengatakan pelaku dijerat dengan pasal yang berbeda.

Yakni Yadi Supriyadi dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Ibu serta sejumlah pihak dari keluarga besar Pondok Pesantren Husnul Khotimah mendoakan jenazah almarhum MR, santri yang ditusuk hingga meninggal dunia di Kota Cirebon, Jumat malam (7/9/2019).
Ibu serta sejumlah pihak dari keluarga besar Pondok Pesantren Husnul Khotimah mendoakan jenazah almarhum MR, santri yang ditusuk hingga meninggal dunia di Kota Cirebon, Jumat malam (7/9/2019). (Dokumen Pondok Pesantren Husnul Khotimah)

Dan Rizki Mulyono dijerat dengan t pasal 365 KUHP tentang pidana pencurian dengan kekerasan atau pemerasan‎ dengan ancaman.

Mengenai ancaman penjara, Yadi Supriyadi dijerat dengan kurungan maksimal 15 tahun penjara.

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved